Literatura Nusantara

Membumikan Sastra Melangitkan Kata

Admin

  • Kritik Atas Esai “Mendidik yang Tak Terlihat” Karya Herman Priatna

    Kritik Atas Esai “Mendidik yang Tak Terlihat” Karya Herman Priatna

    [Sumber gambar: Infografik AI] Penulis: Refi Murfianto Esai Mendidik yang Tak Terlihat karya Herman Priatna membahas persoalan penting dalam dunia pendidikan, yaitu pengaruh proses pembelajaran yang terjadi secara tidak langsung terhadap perkembangan siswa. Dalam tulisannya, Herman Priatna menyoroti bahwa pendidikan modern masih terlalu berfokus pada hasil akademik seperti nilai, ujian, dan capaian kompetensi, sementara pengalaman […]

    Continue Reading

  • Transformasi Berpikir melalui Bahasa: Ketika Bahasa Membentuk Hati dan Pikiran

    Transformasi Berpikir melalui Bahasa: Ketika Bahasa Membentuk Hati dan Pikiran

    [Sumber gambar: AI] Penulis: Sary Sukawati Belakangan ini media sosial ramai membicarakan sebuah lomba cerdas cermat nasional. Seorang peserta mendapat pengurangan nilai meskipun ia dan banyak penonton merasa jawabannya benar. Ketika peserta mencoba menjelaskan, salah satu juri mengatakan bahwa “artikulasinya tidak jelas”. Kalimat itu kemudian viral dan memunculkan berbagai reaksi dari masyarakat. Menariknya, persoalan terbesar […]

    Continue Reading

  • Kritik Cerpen Singa Putih Karya Baron Yudo Negoro

    Kritik Cerpen Singa Putih Karya Baron Yudo Negoro

    [Sumber gambar: AI] Penulis: Yorensina Anip Kalakmabin Cerpen Singa Putih karya Baron Yudo Negoro menceritakan kisah yang rumit mengenai hubungan antara ayah dan anak, rasa percaya, serta luka batin yang terbentuk sejak masa kecil. Cerita ini tidak hanya berlangsung di dunia nyata, tetapi juga menyentuh hal-hal yang berupa simbol melalui kehadiran “Singa Putih” yang menjadi […]

    Continue Reading

  • Ironi Kesalehan dan Kritik Sosial dalam Cerpen Robohnya Surau Kami

    Ironi Kesalehan dan Kritik Sosial dalam Cerpen Robohnya Surau Kami

    [Sumber gambar: AI] Penulis: Syifa Nur Rohman Karya sastra berupa cerita pendek berjudul Robohnya Surau Kami karya A. A. Navis adalah salah satu cerita pendek yang penting dalam perkembangan sastra Indonesia di era modern. Cerpen ini tidak hanya menyajikan cerita yang menarik, tetapi juga menyampaikan kritik sosial yang tajam mengenai kehidupan masyarakat, terutama dalam mengartikan […]

    Continue Reading

  • Labirin Memori dan Perjuangan Eksistensial: Membedah Konflik Batin Segara Alam dalam Novel Namaku Alam oleh Leila S. Chudori

    Labirin Memori dan Perjuangan Eksistensial: Membedah Konflik Batin Segara Alam dalam Novel Namaku Alam oleh Leila S. Chudori

    [Sumber gambar: AI] Penulis: Syifa Nurjamilah Novel Namaku Alam yang ditulis oleh Leila S. Chudori merupakan novel spin-off (novel yang berasal dari karya yang sudah ada) dari novel Pulang yang menggeser fokus dari lanskap geopolitik menuju ranah psikologis individual. Berbeda dengan novel Pulang yang menyoroti diaspora dan eksil politik secara lebih luas, novel Namaku Alam […]

    Continue Reading

  • Representasi Krisis Sosial-Politik dalam Novel Negeri di Ujung Tanduk: Kajian Kritik Mimetik

    Representasi Krisis Sosial-Politik dalam Novel Negeri di Ujung Tanduk: Kajian Kritik Mimetik

    [Sumber gambar: AI] Penulis: Mirabella Husen Asgaf Novel Negeri di Ujung Tanduk karya Tere Liye merupakan salah satu karya sastra populer Indonesia yang tidak hanya menghadirkan ketegangan melalui alur cerita yang dinamis, tetapi juga menyimpan kritik sosial-politik yang tajam. Melalui pendekatan mimetik, yaitu pendekatan yang memandang karya sastra sebagai representasi realitas kehidupan, novel ini dapat […]

    Continue Reading

  • Representasi Realitas Sosial dalam Novel Ternyata Menjadi Dewasa Itu… karya Yoga Maulana: Tinjauan Kritik Sastra Mimetik

    Representasi Realitas Sosial dalam Novel Ternyata Menjadi Dewasa Itu… karya Yoga Maulana: Tinjauan Kritik Sastra Mimetik

    [Sumber gambar: AI] Penulis: Selfi Novita Mariam Karya sastra pada dasarnya tidak bisa dipisahkan dari kenyataan hidup. Dalam analisis sastra, pendekatan mimetik melihat karya sebagai cerminan dari realitas kehidupan. Dengan cara ini, berbagai kejadian dalam karya dapat diinterpretasikan sebagai cerminan keadaan sosial di masyarakat. Oleh karena itu, novel Ternyata Menjadi Dewasa Itu… karya Yoga Maulana […]

    Continue Reading

  • Realitas Sosial dan Mimpi Kesuksesan dalam Novel Di Bawah Langit Jakarta

    Realitas Sosial dan Mimpi Kesuksesan dalam Novel Di Bawah Langit Jakarta

    [Sumber gambar: AI] Penulis: Puja Sri Rahayu Novel Di Bawah Langit Jakarta karya Guntur Alam mengangkat kisah perjuangan Sugiharto dari pedagang asongan hingga menjadi menteri. Cerita ini menampilkan tema besar tentang kemiskinan, perjuangan hidup, dan mimpi kesuksesan di tengah kerasnya kehidupan Jakarta. Untuk memahami makna yang lebih dalam, analisis ini menggunakan pendekatan sosiologis sastra, yang […]

    Continue Reading

  • Ketika Perempuan Berhenti Takut: Pembacaan Feminisme Eksistensialis dalam Perempuan di Titik Nol

    Ketika Perempuan Berhenti Takut: Pembacaan Feminisme Eksistensialis dalam Perempuan di Titik Nol

    [Sumber gambar: AI] Penulis: Laraswati Membaca Perempuan di Titik Nol karya Nawal El Saadawi terasa seperti membaca luka yang selama ini disimpan diam-diam oleh banyak perempuan. Novel ini menceritakan Firdaus, seorang perempuan yang sejak kecil hidup dalam kekerasan, penghinaan, dan penolakan sampai akhirnya dijatuhi hukuman mati karena membunuh seorang laki-laki yang menindasnya. Di tangan Nawal […]

    Continue Reading

  • Mirabella Husen Asgaf

    Mirabella Husen Asgaf

    Mirabella Husen Asgaf, yang lebih dikenal dengan panggilan Bella, merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di IKIP Siliwangi, lahir di Bandung pada 15 Oktober 2004. Ia dikenal sebagai pribadi yang aktif dan komunikatif, dengan minat pada kebahasaan, komunikasi, serta kajian sastra. Sejak masa sekolah, ia akrab dengan dunia sastra melalui kegiatan membaca […]

    Continue Reading