


[Sumber gambar: Cover buku] Penulis: Heri Isnaini Antologi cerpen Didekap Cahaya Lentera bukan hanya kumpulan cerita karya pelajar, melainkan sebuah ruang tempat suara-suara remaja tumbuh dan menemukan maknanya. Di tengah anggapan bahwa generasi muda semakin jauh dari dunia literasi, buku ini justru hadir sebagai bukti bahwa siswa masih memiliki kepekaan, imajinasi, dan kemampuan bercerita yang […]

[Sumber gambar: Gemini AI] Penulis: Heri Isnaini Malam itu hujan tumpah. Di halte kecil dekat terminal, Rie duduk sendirian sambil memandangi jalan yang memantulkan cahaya lampu kota. Bajunya basah di bagian pundak. Sejak satu jam lalu ia belum beranjak, seolah menunggu sesuatu yang bahkan ia sendiri tak yakin akan datang. Di saku jaketnya, ada surat […]

[Sumber gambar: Gemini AI] Penulis: Heri Isnaini Misteri Rifa dan Arif arif arif arif arif arif rifa rifa rifa malam ma lam lam ma perempuan laki-laki la ki kila perempu an perempuan laki-laki r puan laki arif rifa rif a a rif siang si ang si a Sia

[Sumber gambar: instagram @persib] Penulis: Herman Priatna Di tengah dunia yang semakin individual, ada satu pemandangan yang selalu menarik untuk disaksikan ketika Persib juara: orang-orang yang tidak saling mengenal tiba-tiba berpelukan di jalan. Mereka bersorak, bernyanyi, tertawa, bahkan menangis bersama, seolah kemenangan itu adalah milik pribadi masing-masing. Padahal, mereka tidak bermain di lapangan. Mereka tidak […]

[Sumber gambar: AI] Penulis: Heri Isnaini Ayahku meninggal pada hari Senin, ketika hujan pertama bulan Juni turun di kampung kami. Persis di tanggal yang sama dengan tanggal kelahiranku 27 tahun yang lalu. Ibu bilang, pagi itu ayah masih sempat pergi ke sawah seperti biasa. Memakai caping tua yang bagian pinggirnya mulai sobek, sarung cokelat yang […]

[Sumber gambar: Dokumentasi Syahla Fitria] Penulis: Heri Isnaini Tangan yang Luka dan Kedaulatan Tubuh: Membaca Een Bittere Justheid sebagai Narasi Trauma Perempuan Ada novel yang hanya dibaca sebagai cerita. Ada pula novel yang sejak sampulnya sudah mengirimkan luka kepada pembaca. Een Bittere Justheid: Kegetiran Perempuan Teraniaya karya Syahla Fitria termasuk jenis kedua. Bahkan sebelum halaman […]

[Sumber gambar: AI] Penulis: Herman Priatna “Pak, membaca itu bikin ngantuk…” “Pak, teksnya panjang sekali…” “Pak, saya tidak tahu harus menulis apa…” Bagi guru Bahasa Indonesia, kalimat-kalimat seperti itu bukan sesuatu yang baru. Hampir setiap hari ungkapan serupa terdengar di ruang kelas. Ada siswa yang membuka buku hanya karena diperintah. Ada yang membaca sekilas, lalu […]

[Sumber gambar: AI] Penulis: Mukidi Di sudut rumah sakit bangku antrian menjerit menahan sakit Para renta merana tanpa sanak keluargaTerjepit diantara pasien manja dengan peluk cium semua keluarga padahal sakitnya cuma gatal gatal sajaDari sudut rumah sakit menggema raungan para pasien menahan larajeritan anak kehilangan ibu bapaknyaatau orang tua kehilangan buah hatinyaKala sakaratul maut datang […]

[Sumber gambar: Dokumentasi penulis] Penulis: Dr. Mimin Sahmini, M.Pd., CHt, CT.NNLP Di era digital seperti sekarang, manusia hidup di tengah arus informasi yang sangat cepat. Media sosial, lingkungan pertemanan, tontonan, hingga komentar orang lain setiap hari memengaruhi cara seseorang berpikir dan memandang dirinya sendiri. Tanpa disadari, semua hal yang dilihat, didengar, dan dirasakan akan masuk […]

Mimin Sahmini lahir di kota kembang Bandung, tepatnya tgl 19 Juni 1979. Beliau lulusan S1 sampai program doktoral di UPI, selain itu beliau aktif mengikuti pelatihan Hipnotis, hipnotherapy, NLP, dan trainer NLP. Beliau bekerja di kampus IKIP Siliwangi dan pernah juga mengabdi di UPI sebagai dosen pengajar MKU Bahasa Indonesia. Kegiatan beliau selain pengajaran, pengabdian, […]