Literatura Nusantara

Membumikan Sastra Melangitkan Kata

Ayo Membaca

  • Membaca Montase Heri Isnaini: Puisi sebagai Jalan Pencarian Diri

    Membaca Montase Heri Isnaini: Puisi sebagai Jalan Pencarian Diri

    [Sumber gambar: Gemini AI] Penulis: Herman Priatna Ada penyair yang menulis puisi untuk mengabadikan peristiwa. Ada pula yang menulis puisi untuk menyelamatkan sesuatu yang lebih rapuh: ingatan, cinta, kegelisahan, atau bahkan dirinya sendiri. Dalam Montase: Sepilihan Sajak, Heri Isnaini tampaknya berada di antara keduanya. Ia menulis tentang hujan, senja, rindu, kekasih, perjalanan, mitologi, tetapi di […]

    Continue Reading

  • Resensi Film: Bahasa dan Sastra di Balik Kisah Rangga & Cinta

    Resensi Film: Bahasa dan Sastra di Balik Kisah Rangga & Cinta

    [Sumber gambar: poster film Rangga dan Cinta] Penulis: Refi Murfianto Unsur Keterangan Judul Rangga & Cinta: The Rebirth of Ada Apa dengan Cinta? Sutradara Riri Riza Produser Mira Lesmana, Nicholas Saputra, Toto Prasetyanto Penulis Skenario Mira Lesmana, Titien Wattimena, Rudi Soedjarwo Berdasarkan Ada Apa Dengan Cinta? karya Rudi Soedjarwo Pemeran Utama El Putra Sarira sebagai […]

    Continue Reading

  • Resensi Buku “Literary Theory: An Introduction”

    Resensi Buku “Literary Theory: An Introduction”

    Resensi Buku Literary Theory: An Introduction Ketika Teori Sastra Membongkar Batas-Batas Sastra Judul: Literary Theory: An IntroductionPenulis: Terry EagletonEdisi: Second EditionPenerbit: Blackwell PublishingTahun: 1996Tebal: 249 halamanISBN: 978-0-631-20188-5 Membuka Pertanyaan yang Tidak Sederhana Ada sesuatu yang agak mengganggu ketika sebuah buku berjudul Literary Theory: An Introduction justru dimulai dengan pertanyaan yang tampaknya paling sederhana: apa itu […]

    Continue Reading

  • Cinta dan Ketimpangan Sosial dalam Novel Malik & Elsa: Pendekatan Sosiologi Sastra

    Cinta dan Ketimpangan Sosial dalam Novel Malik & Elsa: Pendekatan Sosiologi Sastra

    [Sumber gambar: Dokumentasi penulis] Penulis: Aysilla Afifah Baehaki Novel Malik & Elsa oleh Boy Candra (2018) menghadirkan kisah cinta yang tidak hanya berbicara tentang perasaan, tetapi juga realitas kehidupan yang penuh ketimpangan. Cerita ini berpusat pada Malik, seorang mahasiswa yang harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, serta Elsa yang hidup dalam kondisi ekonomi yang […]

    Continue Reading

  • Representasi Ketimpangan Pendidikan dalam Novel Laskar Pelangi oleh Andrea Hirata: Kajian Kritik Sastra Mimetik

    Representasi Ketimpangan Pendidikan dalam Novel Laskar Pelangi oleh Andrea Hirata: Kajian Kritik Sastra Mimetik

    [Sumber gambar: Dokumentasi penulis] Penulis: Suci Barkah Novel Laskar Pelangi oleh Andrea Hirata merupakan karya sastra Indonesia yang menggambarkan kondisi pendidikan di daerah pinggiran dengan berbagai keterbatasan. Karya ini tidak hanya menghadirkan kisah inspiratif tentang semangat belajar, tetapi juga menyampaikan kritik sosial terhadap ketimpangan akses pendidikan. Oleh sebab itu, novel ini dapat dipahami sebagai refleksi […]

    Continue Reading

  • Kritik Sastra Terhadap Cerpen Robohnya Surau Kami oleh A. A. Navis: Tinjauan Psikologis dan Simbolik

    Kritik Sastra Terhadap Cerpen Robohnya Surau Kami oleh A. A. Navis: Tinjauan Psikologis dan Simbolik

    [Sumber gambar: Kover buku] Penulis: Agnan Masykuri Karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media refleksi yang mampu merepresentasikan kompleksitas kehidupan manusia. Melalui bahasa, pengarang menghadirkan realitas yang sarat dengan nilai, kritik, dan gagasan mengenai kondisi sosial serta psikologis masyarakat. Oleh karena itu, pembacaan karya sastra perlu dilakukan secara kritis dan analitis […]

    Continue Reading

  • Novel “Laut Bercerita” oleh Leila S. Chudori: Menolak Amnesia Sejarah

    Novel “Laut Bercerita” oleh Leila S. Chudori: Menolak Amnesia Sejarah

    [Sumber gambar: https://www.gramedia.com/] Penulis: Hana Ghina Hanifah Novel “Laut Bercerita” oleh Leila S. Chudori: Menolak Amnesia Sejarah dalam “Laut Bercerita”        Sastra sering kali menjadi mesin waktu yang paling jujur untuk menjemput ingatan yang dipaksa hilang, dan novel “Laut Bercerita” oleh Leila S. Chudori adalah salah satu monumen pengingat yang paling menyakitkan sekaligus penting untuk […]

    Continue Reading

  • Persahabatan dalam Balutan Horor dan Misteri pada Novel Fantasteen Gone Karya Dini Ocktarina: Kajian Sosiologi Sastra

    Persahabatan dalam Balutan Horor dan Misteri pada Novel Fantasteen Gone Karya Dini Ocktarina: Kajian Sosiologi Sastra

    [Sumber gambar: Dokumentasi penulis] Penulis: Salwa Rachmadini Novel Fantasteen Gone karya Dini Ocktarina merupakan salah satu novel remaja yang memadukan unsur horor, misteri, dan persahabatan. Cerita dalam novel ini berawal dari perjalanan karyawisata beberapa siswa yang kemudian berubah menjadi pengalaman yang menegangkan ketika salah satu dari mereka tiba-tiba menghilang. Peristiwa tersebut memicu berbagai kejadian aneh […]

    Continue Reading

  • Analisis Cerpen  Pasar Malam oleh Buya Hamka Dengan Menggunakan Pendekatan Kritik  Mimetik

    Analisis Cerpen  Pasar Malam oleh Buya Hamka Dengan Menggunakan Pendekatan Kritik  Mimetik

    [Sumber gambar: Febri/detikHOT] Penulis: Jelwita Waruwu Cerpen “Pasar Malam” karya Buya Hamka merupakan salah satu karya sastra yang memberikan gambaran realitas kehidupan masyarakat kecil dan sederhana namun memiliki makna yang sangat mendalam. Cerpen ini terdapat dalam antologi “ Di Dalam Lembah Kehidupan”, sekumpulan cerpen yang mengangkat tema penderitaan, kesedihan, dan kesengsaraan manusia di sehari-harinya. Penulis […]

    Continue Reading

  • Di Antara Air Mata dan Tawa: Konflik Eksistensial Tokoh Niyusa dalam Novel Elegi Tawa Niyusa

    Di Antara Air Mata dan Tawa: Konflik Eksistensial Tokoh Niyusa dalam Novel Elegi Tawa Niyusa

    [Sumber gambar: Dokumentasi penulis] Penulis: Rismayanti Novel Elegi Tawa Niyusa karya Lin Aiko merupakan karya sastra yang tidak hanya menyajikan cerita emosional, tetapi juga mengajak pembaca merenungkan makna hidup secara lebih mendalam. Tokoh utama, Niyusa, digambarkan sebagai sosok yang berada dalam pertentangan emosional. Di satu sisi, ia merasakan kesedihan yang mendalam, tetapi di sisi lain […]

    Continue Reading