


[Sumber gambar: AI] Penulis: Ulfiatussalwa Cerpen Love Ago karya Mitha Juniar merupakan salah satu karya sastra yang mengangkat tema yang dekat dengan kehidupan banyak orang, yaitu cinta masa lalu, kenangan, dan proses berdamai dengan perasaan yang belum sepenuhnya selesai. Cerita ini tidak hanya berbicara tentang hubungan antara dua orang, tetapi juga tentang cara seseorang menghadapi […]

[Sumber gambar: AI] Penulis: Melsa Nuraisyah Buku Hilang karya Nawang Nidlo Titisari merupakan karya sastra yang menghadirkan pengalaman emosional tentang cinta, kehilangan, dan luka batin secara mendalam. Kata “hilang” dalam karya ini tidak merujuk pada kehilangan secara fisik, melainkan menjadi metafora atas perginya seseorang yang memiliki arti penting dalam kehidupan tokoh “aku”. Kehilangan tersebut memunculkan […]

[Sumber gambar: Adegan film “Gadis Kretek” Penulis: Welly Karmelia Novel Gadis Kretek karya Ratih Kumala merupakan karya sastra yang tidak hanya mengangkat kisah cinta, keluarga, dan sejarah industri kretek di Indonesia, tetapi juga menampilkan persoalan relasi gender dalam masyarakat tradisional. Tokoh Dasiyah atau Jeng Yah hadir sebagai perempuan yang memiliki kemampuan luar biasa dalam meracik […]

[Sumber gambar: Poster film “Bumi Manusia” Penuis: Moh Naufal Mufid Novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer tidak hanya menyajikan kisah kehidupan tokoh utamanya, tetapi juga menghadirkan kritik sosial terhadap sistem kolonial di Hindia Belanda. Melalui pendekatan mimetik, karya sastra dipahami sebagai representasi realitas sosial. Konsep ini berakar dari pemikiran Plato dan Aristoteles yang memandang […]

[Sumber gambar: Dokumentasi buku perpustakaan IKIP Siliwangi] Penulis: Emi Mutiara Cerpen Robohnya Surau Kami karya A.A. Navis mengisahkan Kakek penjaga surau yang taat beribadah, tetapi mengalami keguncangan batin setelah mendengar kisah tentang nasib orang saleh di akhirat. Cerita ini menyoroti konflik antara kesalehan pribadi dan tanggung jawab sosial. Dalam kerangka sosiologi sastra, Ratna (2013) menegaskan […]

[Sumber gambar: AI] Penulis: Theresia Meturan Tujuan penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan dan menafsirkan nilai karya sastra yakni ‘’Melodi Kehidupan’’ yang menceritakan kekhawatiran, ketegangan akan hidup. Hasilnya menunjukkan bahwa karya sastra khususnya dalam puisi karya Marizta Alenta M terdapat makna yang mengangkat kejadian-kejadian dalam kehidupan manusia dalam menjalankan peran sebagai manusia. Sastra adalah karya […]

[Sumber gambar: Cover buku] Penulis: Heri Isnaini Antologi cerpen Didekap Cahaya Lentera bukan hanya kumpulan cerita karya pelajar, melainkan sebuah ruang tempat suara-suara remaja tumbuh dan menemukan maknanya. Di tengah anggapan bahwa generasi muda semakin jauh dari dunia literasi, buku ini justru hadir sebagai bukti bahwa siswa masih memiliki kepekaan, imajinasi, dan kemampuan bercerita yang […]

[Sumber gambar: AI] Penulis: Yorensina Anip Kalakmabin Cerpen Singa Putih karya Baron Yudo Negoro menceritakan kisah yang rumit mengenai hubungan antara ayah dan anak, rasa percaya, serta luka batin yang terbentuk sejak masa kecil. Cerita ini tidak hanya berlangsung di dunia nyata, tetapi juga menyentuh hal-hal yang berupa simbol melalui kehadiran “Singa Putih” yang menjadi […]

[Sumber gambar: AI] Penulis: Syifa Nur Rohman Karya sastra berupa cerita pendek berjudul Robohnya Surau Kami karya A. A. Navis adalah salah satu cerita pendek yang penting dalam perkembangan sastra Indonesia di era modern. Cerpen ini tidak hanya menyajikan cerita yang menarik, tetapi juga menyampaikan kritik sosial yang tajam mengenai kehidupan masyarakat, terutama dalam mengartikan […]

[Sumber gambar: AI] Penulis: Syifa Nurjamilah Novel Namaku Alam yang ditulis oleh Leila S. Chudori merupakan novel spin-off (novel yang berasal dari karya yang sudah ada) dari novel Pulang yang menggeser fokus dari lanskap geopolitik menuju ranah psikologis individual. Berbeda dengan novel Pulang yang menyoroti diaspora dan eksil politik secara lebih luas, novel Namaku Alam […]