


[Sumber gambar: AI] Penulis: Heri Isnaini Potret penyair Inggris Wilfred Owen (1893–1918), salah satu suara paling penting dalam puisi perang abad ke-20. Foto ini memperlihatkan Owen sebagai seorang pemuda dengan seragam militer, sebuah citra yang kemudian menjadi simbol paradoks dalam hidupnya. Seorang penyair yang mencintai kata-kata, tetapi harus hidup di tengah kebisingan meriam perang. Ia […]

[Sumber gambar: dokumentasi Penerbit Literatura Nusantara] Penulis: Heri Isnaini Ada kalanya sebuah cerita tidak berisik oleh peristiwa, tetapi justru oleh hal-hal yang tidak pernah diucapkan. Diam yang panjang. Pesan yang tak terkirim. Perasaan yang setengah ditahan. Di situlah buku The Things We Never Said karya Nanmisu menemukan nadinya. Novel yang terbit melalui Literatura Nusantara ini […]

[Sumber gambar: AI] Penulis: Heri Isnaini Sastra senantiasa lahir dari kegelisahan manusia maka ia selalu membutuhkan seseorang yang bersedia berhenti sejenak untuk memandangnya lebih dalam. Di situlah kritik sastra menemukan tempatnya. Kritik sastra bukan sekadar kegiatan menilai karya, melainkan usaha memahami denyut kehidupan yang tersembunyi di balik kata-kata. Dalam tradisi keilmuan sastra, kritik sering ditempatkan […]

[Sumber gambar: Ilustrasi Gun Gun Gunadi] Penulis: Heri Isnaini Nama Kwee Tek Hoay menempati posisi penting dalam sejarah sastra Indonesia awal, terutama dalam tradisi sastra Tionghoa peranakan. Ia dilahirkan di Bogor pada 31 Juli 1886 dan meninggal pada 4 Juli 1952 di Cicurug, Bogor, Jawa Barat. Kwee dikenal sebagai sastrawan yang banyak menuliskan dinamika kehidupan […]

[Sumber gambar: AI] Penulis: Heri Isnaini Mengapa kita perlu berbicara tentang inovasi pembelajaran? Pertanyaan ini tampak sederhana, tetapi sebenarnya menyimpan persoalan yang cukup besar. Dunia pendidikan terus berubah. Anak-anak yang hari ini duduk di bangku sekolah dasar tumbuh dalam lingkungan yang sangat berbeda dengan generasi sebelumnya. Mereka hidup di tengah arus informasi yang cepat, teknologi […]

[Sumber gambar: AI] Penulis: Heri Isnaini Sering kali kita membayangkan ruang kelas sebagai tempat yang sederhana: dosen menjelaskan, mahasiswa mendengarkan, lalu diskusi terjadi di sela-sela pertemuan. Itu saja. Namun, sesungguhnya ruang kelas juga dapat menjadi laboratorium gagasan. Di sanalah berbagai pertanyaan tentang pendidikan muncul, misalnya mengapa pembelajaran terasa membosankan? Mengapa siswa kurang terlibat? atau mengapa […]

[Sumber gambar: AI] Penulis: Heri Isnaini Perkembangan teknologi digital telah mengubah wajah pendidikan secara mendasar. Jika dahulu ruang kelas identik dengan papan tulis dan buku cetak, kini proses belajar berlangsung dalam ekosistem yang jauh lebih luas, yaitu dengan video interaktif, modul digital, kuis daring, hingga pertemuan virtual. Dalam konteks ini, mahasiswa PGSD (Pendidikan Guru Sekolah […]
![Jenis-Jenis Kata dan Perubahannya [dalam Bahasa Indonesia]](https://literatura.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2023-05-20-at-12.03.05-1536x1086-4.jpg)
[Sumber gambar: google.com] Penulis: Heri Isnaini Bahasa Indonesia memiliki sistem pembentukan kata yang sistematis dan produktif. Pemahaman tentang kata, morfem, afiksasi, reduplikasi, dan komposisi sangat penting, baik dalam kajian linguistik maupun dalam praktik berbahasa akademik. Artikel ini membahas secara komprehensif konsep kata dan proses pembentukannya berdasarkan teori linguistik yang mapan. Pengertian Kata dalam Linguistik Kata […]

[Sumber gambar: Dokumentasi penulis] Penulis: Heri Isnaini Ada cara menonton film aksi dengan sekadar menikmati ledakan adrenalin. Ada pula cara menonton film dengan mencoba membacanya, yakni melihat setiap gerak sebagai tanda, setiap luka sebagai jejak, dan setiap pedang sebagai bahasa. Blades of the Guardians (2026) termasuk film yang layak dibaca dengan cara kedua. Disutradarai oleh […]

[Sumber gambar: instagram.com/bladesoftheguardians_movie] Penulis: Heri Isnaini Ada film yang ingin kita pahami. Ada pula film yang ingin kita rasakan. Blades of the Guardians (2026) termasuk golongan kedua. Ia tidak meminta kita menelisik dialog panjang atau konflik psikologis yang berlapis, tetapi mengajak kita menyelami denting pedang, desir angin gurun, dan tubuh-tubuh yang bergerak dalam koreografi yang […]