Literatura Nusantara

Membumikan Sastra Melangitkan Kata

  • Puisi Hilman Giat Lutfi Albasith

    Puisi Hilman Giat Lutfi Albasith

    [Sumber gambar: Dokumentasi penulis] Penulis: Hilman Giat Lutfi Albasith NAILONG – CAHAYA DI TENGAH LUMPUHDi usia yang masih terlalu muda untuk menyerah,tubuhku berkhianat.Setengah jiwa terkurung,setengah raga membeku.*Stroke*—kata itu terdengar seperti vonis.Di usia yang seharusnya berlari,aku justru belajar kembalicara memegang sendok,cara mengeja namaku sendiri.Aku berjuang sendirian.Di kamar yang sunyi, hanya ada detak jamdan bayanganku di cerminyang […]

    Continue Reading

  • Doa itu adalah Istriku

    Doa itu adalah Istriku

    [Sumber gambar: Gemini AI] Penulis: Heri Isnaini Pagi itu aku bangun sebelum azan subuh selesai. Dari kamar, suara air terdengar menetes di dapur. Barangkali keran belum tertutup sempurna. Suaranya teratur, jatuh ke dasar bak cuci piring, lalu menghilang di antara kesunyian rumah. Aku berbaring beberapa saat sambil mendengarkan bunyi itu. Di sebelahku, istriku masih tidur […]

    Continue Reading

  • Di Halaman 8: Interpretasi “Sajak-Sajak tentang Lie”

    Di Halaman 8: Interpretasi “Sajak-Sajak tentang Lie”

    [Sumber gambar: dokumentasi penulis] Penulis: Nisa Fitria Malam… Ia merayap pelan di luar sana, ketika jemariku menelusuri baris demi baris kisah tentang seseorang bernama Lie dalam sebuah prosa. Tidak ada yang istimewa pada malam itu, kecuali selembar cerita yang diam-diam sedang mencari jalan menuju bagian paling sunyi dalam diriku. Di sana ada keheningan yang teramat […]

    Continue Reading

  • Ketika Buku Menemukan Pembacanya: Apresiasi Sastra dari Tiga Siswa SMK Profita

    Ketika Buku Menemukan Pembacanya: Apresiasi Sastra dari Tiga Siswa SMK Profita

    [Sumber gambar: dokumentasi penulis] Penulis: Yulia Herliani Apresiasi Sastra dari Tiga Siswa SMK Profita Ada kebahagiaan tersendiri bagi seorang penulis ketika buku yang ditulisnya menemukan pembaca, terlebih ketika pembaca itu datang dari kalangan generasi muda. Shelvia, Dinia, dan Azzia, tiga siswa SMK Profita, turut mengapresiasi karya sastra Heri Isnaini, termasuk buku antologi cerpen dan buku […]

    Continue Reading

  • Membaca Makna, Menafsirkan Manusia: Catatan atas Dua Karya Heri Isnaini

    Membaca Makna, Menafsirkan Manusia: Catatan atas Dua Karya Heri Isnaini

    [sumber gambar: Dokumentasi penulis] Penulis: Syawalya Andhita Ginara Dua karya Heri Isnaini, antologi esai Susu Mbok Darmi dan Seni Menjual Ketaksaan serta antologi cerpen Sajak-Sajak tentang Lie, menawarkan ruang pembacaan yang mempertemukan bahasa, makna, dan pengalaman manusia. Keduanya dapat menjadi bahan apresiasi sastra sekaligus latihan untuk memahami bahwa sebuah persoalan tidak selalu selesai ketika dibaca […]

    Continue Reading

  • Membaca Montase Heri Isnaini: Puisi sebagai Jalan Pencarian Diri

    Membaca Montase Heri Isnaini: Puisi sebagai Jalan Pencarian Diri

    [Sumber gambar: Gemini AI] Penulis: Herman Priatna Ada penyair yang menulis puisi untuk mengabadikan peristiwa. Ada pula yang menulis puisi untuk menyelamatkan sesuatu yang lebih rapuh: ingatan, cinta, kegelisahan, atau bahkan dirinya sendiri. Dalam Montase: Sepilihan Sajak, Heri Isnaini tampaknya berada di antara keduanya. Ia menulis tentang hujan, senja, rindu, kekasih, perjalanan, mitologi, tetapi di […]

    Continue Reading