Literatura Nusantara

Membumikan Sastra Melangitkan Kata

  • 5 Puisi Zahra Nur Alfiyah

    5 Puisi Zahra Nur Alfiyah

    [Sumber gambar: Dokumentasi penulis] Penulis: Zahra Nur Alfiyah (JIKA)Jika bisa memilih, aku akan tetap memilihmuJika bisa memilih, aku akan menetap pada atap tanganmuJika bisa memilih, aku ingin doa-doa kita menjadi alunan abadiJika bisa memilih, aku ingin melintasi rencana sepanjang lautan Jika bisa memilih, aku ingin semuanya terjadi bukan sedekar tulisan.(BERDUKA)Akhir-akhir ini semua serba semuEgo setinggi […]

    Continue Reading

  • Di Balik Mimpi Seorang Ibu

    Di Balik Mimpi Seorang Ibu

    [Sumber: Dokumentasi penulis] Penulis: Yusi Nursaadah Udara pagi masih terasa dingin ketika suara ayam berkokok membangunkan penghuni rumah kecil pinggir desa. Rumah itu berdiri sederhana dengan dinding papan yang mulai kusam dimakan usia. Di halaman depan hanya ada beberapa pot bunga yang dirawat dengan penuh kasih sayang oleh pemilik rumah. Meski terlihat sederhana, rumah itu […]

    Continue Reading

  • Ketika Novel Tidak Lagi Harus Menunggu Rak Buku

    Ketika Novel Tidak Lagi Harus Menunggu Rak Buku

    [Sumber gambar: Dokumentasi penulis] Penulis: Andri Maul Ada satu momen yang dikenal hampir setiap penulis: naskah sudah selesai, sudah dibaca ulang berkali-kali, bahkan sudah dirapikan sampai ke titik koma terakhir, tetapi justru di titik itu muncul kebingungan baru. Bukan lagi soal bagaimana menulis, melainkan soal bagaimana naskah itu bisa sampai ke tangan pembaca. Mengirim ke […]

    Continue Reading

  • Representasi Ketimpangan Pendidikan dalam Novel Laskar Pelangi oleh Andrea Hirata: Kajian Kritik Sastra Mimetik

    Representasi Ketimpangan Pendidikan dalam Novel Laskar Pelangi oleh Andrea Hirata: Kajian Kritik Sastra Mimetik

    [Sumber gambar: Dokumentasi penulis] Penulis: Suci Barkah Novel Laskar Pelangi oleh Andrea Hirata merupakan karya sastra Indonesia yang menggambarkan kondisi pendidikan di daerah pinggiran dengan berbagai keterbatasan. Karya ini tidak hanya menghadirkan kisah inspiratif tentang semangat belajar, tetapi juga menyampaikan kritik sosial terhadap ketimpangan akses pendidikan. Oleh sebab itu, novel ini dapat dipahami sebagai refleksi […]

    Continue Reading

  • Kritik Sastra Terhadap Cerpen Robohnya Surau Kami oleh A. A. Navis: Tinjauan Psikologis dan Simbolik

    Kritik Sastra Terhadap Cerpen Robohnya Surau Kami oleh A. A. Navis: Tinjauan Psikologis dan Simbolik

    [Sumber gambar: Kover buku] Penulis: Agnan Masykuri Karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media refleksi yang mampu merepresentasikan kompleksitas kehidupan manusia. Melalui bahasa, pengarang menghadirkan realitas yang sarat dengan nilai, kritik, dan gagasan mengenai kondisi sosial serta psikologis masyarakat. Oleh karena itu, pembacaan karya sastra perlu dilakukan secara kritis dan analitis […]

    Continue Reading

  • Novel “Laut Bercerita” oleh Leila S. Chudori: Menolak Amnesia Sejarah

    Novel “Laut Bercerita” oleh Leila S. Chudori: Menolak Amnesia Sejarah

    [Sumber gambar: https://www.gramedia.com/] Penulis: Hana Ghina Hanifah Novel “Laut Bercerita” oleh Leila S. Chudori: Menolak Amnesia Sejarah dalam “Laut Bercerita”        Sastra sering kali menjadi mesin waktu yang paling jujur untuk menjemput ingatan yang dipaksa hilang, dan novel “Laut Bercerita” oleh Leila S. Chudori adalah salah satu monumen pengingat yang paling menyakitkan sekaligus penting untuk […]

    Continue Reading