Literatura Nusantara

Membumikan Sastra Melangitkan Kata

  • Puisi Akrostik Abdul Azis Sopyan

    Puisi Akrostik Abdul Azis Sopyan

    [Sumber gambar: Dokumentasi penulis] Penulis: Abdul Azis Sopyan Akar beringin yang kokoh memeluk bumi,Benteng baja penahan badai kehidupan,Bintang kejora pemandu jalan yang sunyi,Diamnya adalah samudra ilmu yang dalam,Untaian sutra ketulusan penyejuk jiwa,Lentera malam pengusir segala gulita.Arus sungai yang membelah batu karang,Zamrud khatulistiwa pemikat pandangan,Istana megah tempat harapan bersandar,Sinar mentari pengusir sisa kedinginan.Sayap rajawali yang memeluk […]

    Continue Reading

  • Diplomasi Koridor Kelas

    Diplomasi Koridor Kelas

    [Sumber gambar: Dokumentasi penulis] Penulis: Astri Wijayanti, S.Pd. Matahari pukul tiga belas siang di Padalarang sedang terik-teriknya. Suara deru truk bermuatan pasir yang melintasi jalan raya di luar sekolah berpadu dengan dengung kipas angin kelas yang berputar malas. Di jam-jam krusial seperti ini, jam terakhir dari pukul 13.00 sampai bel pulang berbunyi, semangat belajar siswa […]

    Continue Reading

  • Dilema Guru Modern: Bersaing atau Berkolaborasi dengan Kecerdasan Buatan

    Dilema Guru Modern: Bersaing atau Berkolaborasi dengan Kecerdasan Buatan

    [Sumber gambar: Dokumentasi penulis] Penulis: Hestika Sulistiawati Di sudut kelas, seorang guru menghabiskan waktu berjam-jam untuk menyusun modul ajar yang di dalamnya terdapat lembar kerja peserta didik (LKPD) untuk memfasilitasi siswa agar mampu berdiskusi dan memecahkan masalah. Guru membuatnya dengan berbagai pertimbangan dan cara agar siswa terasah nalar kritisnya serta mampu berkolaborasi dengan teman-temannya. Sementara […]

    Continue Reading

  • Representasi Ketimpangan Pendidikan dalam Novel Laskar Pelangi oleh Andrea Hirata: Kajian Kritik Sastra Mimetik

    Representasi Ketimpangan Pendidikan dalam Novel Laskar Pelangi oleh Andrea Hirata: Kajian Kritik Sastra Mimetik

    [Sumber gambar: Dokumentasi penulis] Penulis: Suci Barkah Novel Laskar Pelangi oleh Andrea Hirata merupakan karya sastra Indonesia yang menggambarkan kondisi pendidikan di daerah pinggiran dengan berbagai keterbatasan. Karya ini tidak hanya menghadirkan kisah inspiratif tentang semangat belajar, tetapi juga menyampaikan kritik sosial terhadap ketimpangan akses pendidikan. Oleh sebab itu, novel ini dapat dipahami sebagai refleksi […]

    Continue Reading

  • Kritik Sastra Terhadap Cerpen Robohnya Surau Kami oleh A. A. Navis: Tinjauan Psikologis dan Simbolik

    Kritik Sastra Terhadap Cerpen Robohnya Surau Kami oleh A. A. Navis: Tinjauan Psikologis dan Simbolik

    [Sumber gambar: Kover buku] Penulis: Agnan Masykuri Karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media refleksi yang mampu merepresentasikan kompleksitas kehidupan manusia. Melalui bahasa, pengarang menghadirkan realitas yang sarat dengan nilai, kritik, dan gagasan mengenai kondisi sosial serta psikologis masyarakat. Oleh karena itu, pembacaan karya sastra perlu dilakukan secara kritis dan analitis […]

    Continue Reading

  • Novel “Laut Bercerita” oleh Leila S. Chudori: Menolak Amnesia Sejarah

    Novel “Laut Bercerita” oleh Leila S. Chudori: Menolak Amnesia Sejarah

    [Sumber gambar: https://www.gramedia.com/] Penulis: Hana Ghina Hanifah Novel “Laut Bercerita” oleh Leila S. Chudori: Menolak Amnesia Sejarah dalam “Laut Bercerita”        Sastra sering kali menjadi mesin waktu yang paling jujur untuk menjemput ingatan yang dipaksa hilang, dan novel “Laut Bercerita” oleh Leila S. Chudori adalah salah satu monumen pengingat yang paling menyakitkan sekaligus penting untuk […]

    Continue Reading