


[Sumber gambar: AI] Penulis: Herman Priatna Menjelang pembagian rapor, ruang guru sering menjadi tempat lahirnya berbagai pertimbangan yang tidak sederhana. Di atas meja ada daftar nilai, catatan kehadiran, hasil ujian, dan berbagai laporan perkembangan siswa. Namun yang paling berat sering kali bukan menghitung angka-angka itu, melainkan menjawab satu pertanyaan yang tampak sederhana: Apakah siswa ini […]

[Sumber gambar: Gemini AI] Penulis: Heri Isnaini Membaca Koloni dan Colony Siang tadi saya dan istri tercinta memutuskan menonton Colony di bioskop. Keputusan yang sebenarnya cukup spontan. Kami hanya ingin menikmati awal pekan dengan menonton film terbaru karya Yeon Sang-ho, sutradara yang namanya sudah akrab bagi para penggemar film Korea sejak Train to Busan. Namun […]

[Sumber gambar: AI] Penulis: Ulfiatussalwa Cerpen Love Ago karya Mitha Juniar merupakan salah satu karya sastra yang mengangkat tema yang dekat dengan kehidupan banyak orang, yaitu cinta masa lalu, kenangan, dan proses berdamai dengan perasaan yang belum sepenuhnya selesai. Cerita ini tidak hanya berbicara tentang hubungan antara dua orang, tetapi juga tentang cara seseorang menghadapi […]

[Sumber gambar: AI] Penulis: Melsa Nuraisyah Buku Hilang karya Nawang Nidlo Titisari merupakan karya sastra yang menghadirkan pengalaman emosional tentang cinta, kehilangan, dan luka batin secara mendalam. Kata “hilang” dalam karya ini tidak merujuk pada kehilangan secara fisik, melainkan menjadi metafora atas perginya seseorang yang memiliki arti penting dalam kehidupan tokoh “aku”. Kehilangan tersebut memunculkan […]

[Sumber gambar: Adegan film “Gadis Kretek” Penulis: Welly Karmelia Novel Gadis Kretek karya Ratih Kumala merupakan karya sastra yang tidak hanya mengangkat kisah cinta, keluarga, dan sejarah industri kretek di Indonesia, tetapi juga menampilkan persoalan relasi gender dalam masyarakat tradisional. Tokoh Dasiyah atau Jeng Yah hadir sebagai perempuan yang memiliki kemampuan luar biasa dalam meracik […]

[Sumber gambar: Poster film “Bumi Manusia” Penuis: Moh Naufal Mufid Novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer tidak hanya menyajikan kisah kehidupan tokoh utamanya, tetapi juga menghadirkan kritik sosial terhadap sistem kolonial di Hindia Belanda. Melalui pendekatan mimetik, karya sastra dipahami sebagai representasi realitas sosial. Konsep ini berakar dari pemikiran Plato dan Aristoteles yang memandang […]

[Sumber gambar: Dokumentasi buku perpustakaan IKIP Siliwangi] Penulis: Emi Mutiara Cerpen Robohnya Surau Kami karya A.A. Navis mengisahkan Kakek penjaga surau yang taat beribadah, tetapi mengalami keguncangan batin setelah mendengar kisah tentang nasib orang saleh di akhirat. Cerita ini menyoroti konflik antara kesalehan pribadi dan tanggung jawab sosial. Dalam kerangka sosiologi sastra, Ratna (2013) menegaskan […]

[Sumber gambar: AI] Penulis: Theresia Meturan Tujuan penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan dan menafsirkan nilai karya sastra yakni ‘’Melodi Kehidupan’’ yang menceritakan kekhawatiran, ketegangan akan hidup. Hasilnya menunjukkan bahwa karya sastra khususnya dalam puisi karya Marizta Alenta M terdapat makna yang mengangkat kejadian-kejadian dalam kehidupan manusia dalam menjalankan peran sebagai manusia. Sastra adalah karya […]

Theresia Meturan ia seorang akademisi muda yang tengah menempuh pendidikan strata satu (S1) pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di IKIP Siliwangi. Ia dikenal sebagai pribadi yang memiliki dedikasi tinggi, tidak hanya dalam pencapaian akademik, tetapi juga dalam upaya pengembangan organisasi danpengabdian masyarakat secara berkelanjutan. Dalam lingkup institusi, Theresia telah mengukir rekam jejak […]

Emi Mutiara lahir di Karawang pada tanggal 18 Maret 2004 dan kini berstatus mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di IKIP Siliwangi. Ia merupakan anak ketiga sekaligus bungsu dari empat bersaudara. Emi tinggal di Kampung Citarik RT/RW 002/004, Desa Parakan, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang. Pendidikannya dimulai dari Sekolah Dasar Parakan 2, dilanjutkan di Sekolah Menengah Pertama […]