Literatura Nusantara

Membumikan Sastra Melangitkan Kata

Puisi Akrostik Abdul Azis Sopyan

[Sumber gambar: Dokumentasi penulis]

Penulis: Abdul Azis Sopyan

Akar beringin yang kokoh memeluk bumi,
Benteng baja penahan badai kehidupan,
Bintang kejora pemandu jalan yang sunyi,
Diamnya adalah samudra ilmu yang dalam,
Untaian sutra ketulusan penyejuk jiwa,
Lentera malam pengusir segala gulita.

Arus sungai yang membelah batu karang,
Zamrud khatulistiwa pemikat pandangan,
Istana megah tempat harapan bersandar,
Sinar mentari pengusir sisa kedinginan.

Sayap rajawali yang memeluk cakrawala,
Oase jernih di tengah gurun yang gersang,
Permata berkilau di dasar lubuk dada,
Yakinnya adalah kompas penunjuk pulang,
Alunan simfoni penenang badai rasa,
Nakhoda tangguh penakluk ombak samudra.

Bionarasi Penulis

Abdul Azis Sopyan lahir di Bandung pada 15 Mei 1993. Ia merupakan seorang guru SMA yang memiliki semangat untuk terus menjalani, menekuni, dan mengerjakan setiap proses dengan sungguh-sungguh. Baginya, keberhasilan tidak datang begitu saja, tetapi lahir dari ketekunan dan kemauan untuk terus berproses. Prinsip hidup yang dipegangnya sederhana, tetapi penuh makna: “Jalani, tekuni, kerjakan, hasilkan.”


Eksplorasi konten lain dari Literatura Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Categories: