
[Sumber gambar: Dokumentasi penulis]
Penulis: Tika Tania Iranata
Suatu cara baru yang digunakan guru disebut sebagai inovasi pembelajaran, di mana guru harus menciptakan proses belajar yang menarik, aktif dan menyenangkan. inovasi pembelajaran ini sangat diperlukan dalam pembelajaran di sekolah dasar, karena biasanya siswa di sekolah dasar mudah bosan apabila pembelajaran dilakukan secara monoton dengan menggunakan metode ceramah saja, banyak siswa yang masih menganggap matematika adalah pelajaran yang sering dianggap sulit. banyaknya siswa masih kesulitan menghafal perkalian karena kurangnya latihan dan metode pembelajaran yang kurang menarik, membosankan serta membingungkan. oleh karena itu inovasi yang dapat diterapkan oleh guru perlu menciptakan kesan yang ceria dan dapat meningkatkan belajar siswa.
salah satu inovasi pembelajaran yang dapat diterapkan adalah “multiplication is the key” atau “perkalian adalah kunc”. kegiatan ini dilakukan dengan cara memberikan pertanyaan perkalian kepada siswa secara acak atau sesuai urutan sebelum mereka diperbolehkan untuk pulang atau istirahat. siswa yang bisa dapat menjawab pertanyaan dengan benar dapat keluar kelas terlebih dahulu, sedangkan siswa yang masih belum bisa menjawab pertanyaan dengan benar akan diberikan kesempatan untuk mencoba kembali. biasanya kegiatan ini akan menciptakan suasana ceria yang membuat siswa lebih bersemangat dalam belajar sehingga siswa tidak merasa tertekan.
inovasi ini cukup sederhana untuk diaplikasikan di kelas, guru dapat menyiapkan soal perkalian sesuai kemampuan siswa, setelah berdoa dan memberi salam kepada guru atau setelah mengerjakan soal soal, guru tidak menunjuk siswa yang duduk dengan rapi untuk keluar kelas pertama, namun guru dapat memberikan pertanyaan seperti “berapa hasil dari 3 × 7?” atau perkalian perkalian lainnya dan mengucapkannya dengan lantang, jika siswa yang dapat menjawab dengan benar guru bisa memberikan pujian seperti “hebat” dan mempersilakannya keluar kelas duluan.
inovasi pembelajaran ini memiliki banyak manfaat bagi siswa, pertama siswa menjadi terbiasa menghafal perkalian karena guru selalu mengetes setiap pulang sekolah, kedua kegiatan ini dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa saat menjawab pertanyaan, ketiga siswa menjadi lebih termotivasi untuk belajar matematika karena pembelajaran dibuat dengan penuh semangat dan ceria, yang ke empat inovasi ini dapat meningkatkan daya ingat siswa. selain itu suasana kelas akan menjadi lebih aktif dan menyenangkan.
Meski begitu selain memiliki banyak manfaat, inovasi ini juga memiliki beberapa kekurangan. pasti ada siswa di kelas yang memiliki rasa gugup atau malu apabila belum bisa menjawab soal, tugas guru adalah menciptakan suasana yang positif dan tidak menekankan tidak mempermalukan siswa apabila siswa masih belum bisa menjawab pertanyaan. berikan siswa motivasi dan dukungan agar siswa tetap semangat dan dapat menjawab pertanyaan yang diajukan.
Menurut saya inovasi “perkalian adalah kunci” merupakan cara pembelajaran yang menarik dan efektif untuk meningkatkan kemampuan perkalian pada siswa di SD. selain perkalian inovasi ini juga dapat digunakan untuk materi penjumlahan atau pengurangan. inovasi ini juga harus ditopang dengan menghafal perkalian di sekolah dengan rutin, misalnya setiap sebelum belajar siswa dan guru akan bersama-sama menghafalkan perkalian dengan lantang. jika inovasi ini diaplikasikan secara rutin, siswa akan dapat lebih mudah memahami perkalian serta memiliki semangat belajar matematika yang baik.
Bionarasi Penulis
hai aku Tika, nama lengkapku Tika Tania Iranata, aku lahir di Indonesia lebih tepatnya di Bandung pada tanggal 22 Februari 2006, sekarang aku sedang menempuh pendidikan di IKIP SILIWANGI jurusan PGSD, aku mengajar di PAUD, menurutku kuliah itu pusing tapi seru. Aku termasuk orang yang suka mencoba hal baru, apalagi yang berhubungan dengan kreativitas dan aktivitas yang sebagian besarnya dilakukan oleh fisik, aku juga senang bekerja sama dengan teman-teman dalam tugas kelompok, kadang aku mendapat bagian membuat media pembelajaran bahkan sampai ikut praktik mengajar ke sekolah lain. aku memiliki hobi naik gunung, menjelajah tempat-tempat yang asri, membaca buku, dan kadang menulis namun tidak sampai dipublikasikan (hanya untuk sendiri) selain itu aku juga memiliki sedikit skill menjadi fotografer dan mengedit foto. Menurutku aku termasuk orang yang ramah, mudah bergaul, dan mudah menyesuaikan diri di lingkungan yang baru, harapanku ke depannya mungkin akan berubah, namun yang pasti aku berharap di masa depan semoga aku bisa menjadi guru yang sabar, inspiratif, dan dapat membimbing anak-anak yang aku ajari kelak dengan benar dan memberikan kesan yang serupa pada ingatan mereka.












Tinggalkan Balasan