
[Sumber gambar: AI]
Penulis: Mukidi
Di sudut rumah sakit bangku antrian menjerit menahan sakit
Para renta merana tanpa sanak keluarga
Terjepit diantara pasien manja dengan peluk cium semua keluarga
padahal sakitnya cuma gatal gatal saja
Dari sudut rumah sakit
menggema raungan para pasien menahan lara
jeritan anak kehilangan ibu bapaknya
atau orang tua kehilangan buah hatinya
Kala sakaratul maut datang menjemput
Ada yang tanpa permisi atau tiada basa basi
Ada yang penuh canda dengan segala gelak tawa
Ada juga yg merana penuh ulangan siksa
Dari sudut rumah sakit
Senyuman pasien membawa kabar gembira
dengan penyakit rumit hilang binasa
merasa hidup kembali menyapa
dunia seakan terbuka kembali untuknya
Dari sudut rumah sakit
saat senang dan sedih dibatasi oleh selembar rambut
antara kasar dan lembut
dan akhirnya kita paham
Bahwa kehidupan akan selalu berjalan membawa takdirnya
RSUD Al Ihsan, 29 Juli 2022












Tinggalkan Balasan