
[Sumber gambar: Dokumentasi penulis]
Penulis: Nadhira Aprilia Dafita Zahrah
Pagi itu, matahari bersinar cerah di Desa Sukamaju. Anak-anak berjalan menuju sekolah dengan riang. Di antara mereka ada seorang anak kelas IV SD bernama Raka. Ia tinggal bersama ibunya yang bekerja sebagai penjual sayur di pasar.
Raka sangat rajin belajar. Setiap hari ia selalu datang paling pagi ke sekolah. Namun, ada satu hal yang membuatnya sedih. Sepatu sekolahnya sudah rusak dan bagian depannya mulai terbuka. Meski begitu, Raka tetap memakainya karena ibunya belum mampu membeli yang baru.
Suatu hari, sekolah mengadakan lomba pidato antar kelas. Bu Guru memilih Raka untuk mewakili kelas IV karena ia pandai berbicara dan percaya diri. Raka sangat senang, tetapi ia juga khawatir. Ia takut teman-temannya mengejek sepatunya saat tampil di depan banyak orang.
Ketika hari lomba tiba, Raka berdiri di depan kelas dengan gugup. Beberapa teman melihat sepatunya yang rusak. Namun, tidak ada yang menertawakannya. Malah sahabatnya, Beni, berkata, “Yang penting bukan sepatunya, tapi semangatmu!”
Kata-kata itu membuat Raka lebih percaya diri. Ia mulai berpidato tentang pentingnya rajin belajar dan menghormati orang tua. Semua siswa dan guru mendengarkan dengan serius. Setelah selesai, seluruh ruangan memberikan tepuk tangan meriah.
Ternyata, Raka berhasil menjadi juara pertama. Kepala sekolah memanggilnya ke depan dan memberikan hadiah berupa tas serta sepasang sepatu baru. Raka sangat terharu hingga matanya berkaca-kaca. Sepulang sekolah, Raka memeluk ibunya sambil menunjukkan hadiah yang ia dapatkan. Ibunya tersenyum bangga dan berkata, “Kerja keras dan semangatmu adalah harta yang paling berharga.”
Sejak saat itu, Raka semakin giat belajar. Ia sadar bahwa keterbatasan bukan alasan untuk menyerah. Dengan semangat dan usaha, setiap anak bisa meraih cita-citanya.
Bionarasi Penulis
Hallo, Perkenalkan Nama saya adalah Nadhira Aprilia Dafita Zahrah , seorang mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Saya memiliki ketertarikan besar dalam dunia pendidikan, khususnya pendidikan anak usia sekolah dasar. Menjadi calon guru merupakan cita-cita yang ingin saya wujudkan karena saya percaya bahwa guru memiliki peran penting dalam membentuk karakter, pengetahuan, dan masa depan anak-anak.












Tinggalkan Balasan