Literatura Nusantara

Membumikan Sastra Melangitkan Kata

Senin yang Menegangkan

[Sumber gambar: Dokumentasi penulis]

Penulis: Yasyfa Shofiyatur Ro’wah

Hari jumat siang, suasana kelas 5 SD Cintakarya mulai ramai karena Bu Nina sedang memilih petugas upacara untuk hari Senin. Semua siswa terlihat tegang karena takut ditunjuk.

“Untuk pembacaan UUD 1945, Ibu pilih…Akbar,” ucap Bu Nina.

Akbar langsung terkejut. Beberapa temannya menoleh ke arahnya. Ia hanya tersenyum kecil walaupun sebenarnya panik.

Sepulang sekolah, Akbar terus memikirkan tugas itu. Ia memang bisa membaca dengan baik, tetapi ia tidak percaya diri kalau harus berdiri di depan seluruh siswa dan guru.

“Aduh, kenapa harus aku sih?” gumamnya sambil berjalan pulang.

Sesampainya di rumah, Akbar langsung mengambil teks UUD 1945 yang di berikan Bu Nina. Ia mulai berlatih membaca di depan cermin. Namun baru beberapa kalimat, suaranya malah jadi pelan karena gugup sendiri.

Ibunya yang sedang menyapu ruang tamu mendengar Akbar latihan.

“ Kamu kenapa, kelihatannya tegang banget?” tanya ibunya.

“Aku takut salah pas upacara nanti, Bu. Malu kalau ditertawakan.”

Ibu tersenyum lalu duduk di samping Akbar. “Namanya juga belajar. Kalau salah sedikit itu wajar. Yang penting berani mencoba.”

Malam harinya, Akbar kembali latihan membaca. Ia mencoba berdiri tegak seperti sedang berada di lapangan sekolah. Kadang bacaannya lancar, kadang juga masih terbata-bata. Semakin dekat dengan hari senin, rasa gugupnya malah makin besar.

Hari Senin pun tiba.

Pagi itu udara terasa dingin. Lapangan sekolah sudah dipenuhi siswa yang berbaris rapi. Akbar memakai seragam lengkap dan peci hitam yang sedikit kebesaran. Tangannya terasa dingin sejak tadi.

“Bar, nanti kalau gugup lihat ke depan aja, jangan lihat semua orang,” bisik Andri, sahabatnya.

Akbar mengangguk pelan walaupun jantungnya masih berdetak kencang.

Upacara dimulai dengan tenang. Saat pengibaran bendera selesai, tibalah giliran pembacaan UUD 1945. Akbar merasa perutnya tiba-tiba mulas.

“Petugas pembacaan UUD 1945 dipersilakan maju,” Kata pemimpin upacara.

Akbar melangkah perlahan menuju mimbar. Saat berdiri di depan microfon, ia melihat ratusan siswa berdiri menghadap ke arahnya. Tangannya mulai gemetar saat membuka teks.

“Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945…” ucapnya pelan.

Awalnya suara Akbar terdengar kecil. Ia bahkan sempat salah membaca satu kata dan berhenti beberapa detik. Wajahnya mulai panas karena malu. Di tengah rasa gugup itu, Akbar melihat Bu Nina tersenyum sambil mengangguk pelan seolah memberi semangat. Dari barisan kelas 5, Andri juga mengacungkan jempol kecil.

Akbar menarik napas panjang. Ia mencoba lebih tenang dan mulai membaca kembali dengan suara yang lebih jelas. Sedikit demi sedikit rasa takutnya mulai hilang.

Akhirnya pembacaan UUD 1945 selesai dengan lancar. Akbar merasa sangat lega sampai ingin langsung duduk.

Setelah upacara selesai, beberapa teman menghampirinya.

“Tadi keren kok, Bar” kata Raka.

“Iya, suaramu jelas,” tambah teman lainnya.

Akbar tersenyum malu. Ia tidak menyangka ternyata semuanya berjalan lebih baik daripada yang ia bayangkan.

Bu Nina juga menghampirinya sebelum masuk kelas.

“Nah, sekarang kamu tahu kan? kadang rasa takut itu cuma ada di pikiran kita,” kata Bu Nina.

Sejak hari itu, Akbar jadi lebih percaya diri. Ia sadar bahwa keberanian bukan berarti tidak takut tetapi mau tetap mencoba walaupun sedang merasa takut.

Bionarasi Penulis

Hallo, Nama saya Yasyfa Shofiyatur Ro’wah. Saya adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah dasar IKIP Siliwangi. Saya percaya bahwa menjadi guru bukan hanya tentang mengajar, tetapi juga tentang memberi inspirasi dan membantu masa depan generasi penerus.


Eksplorasi konten lain dari Literatura Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Categories:

23 tanggapan untuk “Senin yang Menegangkan”

  1. Avatar Hasri Yulfianisa
    Hasri Yulfianisa

    Saya menyukai cara penulis menggambarkan suasana hari Senin yang sering dianggap menegangkan oleh banyak anak, tetapi kemudian mengubahnya menjadi pengalaman yang penuh pembelajaran. Cerita ini menunjukkan bahwa rasa gugup saat menghadapi hari baru merupakan hal yang wajar, terutama ketika harus menghadapi tantangan di sekolah. Penyampaian alurnya terasa ringan sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan emosi tokoh dan ikut merasakan perubahan kepercayaan dirinya. Menurut saya, pesan yang paling kuat dari cerita ini adalah bahwa keberanian untuk mencoba dan dukungan dari lingkungan sekitar dapat membantu mengurangi rasa takut dalam menghadapi situasi baru. Semoga penulis terus menghadirkan cerita-cerita yang dekat dengan pengalaman siswa sekolah dasar karena tema seperti ini tidak hanya menarik untuk dibaca, tetapi juga memberikan pembelajaran karakter yang bermakna.

  2. Avatar Lena Fauziah

    Cerita ini disampaikan dengan alur sederhana tapi mengena, terutama saat menggambarkan pergolakan batin Akbar sebelum tampil di depan umum. Momen kecil seperti nasihat ibu dan dukungan diam-diam dari Andri dan Bu Nina terasa hangat dan bikin cerita makin membangun. Proses Akbar dari gugup sampai akhirnya lancar juga digambarkan realistis, jadi pembaca ikut merasakan perjuangannya. Pesan di akhir soal keberanian yang bukan berarti tanpa rasa takut cocok banget jadi pelajaran buat anak-anak SD. Semoga tema keseharian seperti ini terus dikembangkan lagi ke depannya.

  3. Avatar Wasman Nurjaman
    Wasman Nurjaman

    Cerita ini disampaikan dengan alur sederhana tapi mengena, terutama saat menggambarkan pergolakan batin Akbar sebelum tampil di depan umum. Momen kecil seperti nasihat ibu dan dukungan diam-diam dari Andri dan Bu Nina terasa hangat dan bikin cerita makin membangun. Proses Akbar dari gugup sampai akhirnya lancar juga digambarkan realistis, jadi pembaca ikut merasakan perjuangannya.

  4. Avatar Anisa Sitisolihah
    Anisa Sitisolihah

    alur cerita ini sangat bagus dan memberikan pelajaran yang dekat dengan kehidupan siswa sekolah sd.akbar yang merasa gugup dan takut tampil di depan umum memang sering dialami banyak anak. Alur ceritanya juga sederhana tetapi tetap menarik untuk dibaca sampai selesai.Saya suka bagaimana Akbar tidak langsung menyerah walaupun merasa takut. Ia tetap berlatih di rumah dan mencoba memberanikan diri.Bu Nina dan teman-temannya juga menunjukkan pentingnya dukungan dan semangat dari orang sekitar. Bagian ketika Akbar mulai percaya diri setelah mendapat senyuman dan acungan jempol terasa hangat dan menyentuh.dari cerita ini kita tidak boleh takut mencoba dan harus percaya pada kemampuan diri sendiri. Rasa gugup memang wajar, tetapi dengan latihan dan dukungan, kita bisa melewatinya.Cerita ini juga mengajarkan bahwa menghargai dan memberi semangat kepada teman dapat membantu mereka menjadi lebih percaya diri.

  5. Avatar Eni Anjani
    Eni Anjani

    Cerita ini bisa membangkitkan rasa ingin tahu pembaca dari awal hingga akhir cerita. Alur yang jelas membuat isi cerita mudah diikuti tanpa membingungkan. Saya juga menyukai cara penulis menggambarkan suasana sehingga pembaca bisa dengan mudah membayangkan tiap peristiwa dengan jelas. Namun ada beberapa bagian pertikaian agar emosi tokoh menjadi lebih terasa. Secara keseluruhan, tulisan ini sangat menarik dan memberikan pengalaman membaca yang mengasyikkan .

  6. Avatar Tisa Febriani
    Tisa Febriani

    Senin yang Menegangkan ini sangat menarik karena langsung berhasil memicu rasa penasaran saya tentang konflik apa yang akan terjadi. Penggambaran situasi dan dinamika konflik yang penulis tulis terasa sangat hidup, sehingga saya ikut merasakan ketegangan yang ada. Alur nya sangar rapi dan mudah di fahami, bahasanya juga tidak terbelat belit, semoga penulis bisa melanjutkan karyanya dengan judul yang lebih memicu rasa penasaran saya.

  7. Avatar Niha Soliha
    Niha Soliha

    Cerita ini memiliki alur yang runtut. Tokoh Akbar menunjukkan perkembangan karakter yang baik, dari merasa takut hingga akhirnya mampu menyelesaikan tugasnya dengan percaya diri. Dukungan dari guru dan teman-temannya juga memberikan pesan positif tentang pentingnya saling menyemangati dalam menghadapi tantangan. Bahasa yang digunakan sederhana dan mudah dipahami. Secara keseluruhan, cerita ini memberikan motivasi bahwa rasa takut dapat diatasi dengan keberanian, latihan, dan dukungan dari orang-orang di sekitar.

  8. Avatar Sifa
    Sifa

    Menurut saya, cerpen Senin yang Menegangkan mampu menggambarkan perasaan cemas dan gugup yang sering dialami siswa ketika memulai aktivitas sekolah di hari Senin. Ceritanya terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga mudah dipahami dan membuat pembaca ikut merasakan suasana yang dialami tokohnya. Di balik ketegangan tersebut, terdapat pesan tentang keberanian, tanggung jawab, dan pentingnya menghadapi tantangan dengan percaya diri. Karya seperti ini juga dapat dimanfaatkan sebagai media literasi digital yang menarik untuk menumbuhkan minat baca peserta didik. Saya merasa cerita ini memberikan pelajaran bahwa setiap pengalaman di sekolah, baik yang menyenangkan maupun menegangkan, dapat menjadi bagian dari proses belajar dan perkembangan diri.

  9. Avatar Asri Nuraeni
    Asri Nuraeni

    Menurut saya cerpen ini mengajarkan tentang keberanian, rasa percaya diri, dan semangat untuk mencoba. Alurnya runtut, bahasanya sederhana, dan mudah dipahami oleh siswa SD. Pesan moralnya jelas, yaitu bahwa rasa takut dapat diatasi dengan latihan, dukungan dari orang lain, dan keberanian untuk terus mencoba.

  10. Avatar Nazwa Aulia Destiyanti
    Nazwa Aulia Destiyanti

    Saat membaca cerita ini, saya jadi ingat perasaan gugup ketika menghadapi hari Senin. Penulis berhasil menggambarkan suasana tersebut dengan baik. Ceritanya sederhana tetapi tetap menarik untuk diikuti sampai akhir. Saya juga belajar bahwa rasa takut bisa dihadapi dengan percaya diri. Tulisan ini sangat dekat dengan kehidupan siswa.

  11. Avatar Hana Ghina Hanifah
    Hana Ghina Hanifah

    Cerita tentang “Akbar di SD Cintakarya” ini adalah sebuah narasi fiksi anak yang sangat sukses. Ia melampaui sekadar cerita tentang upacara hari Senin; ia adalah cerita tentang bagaimana seorang anak manusia belajar menaklukkan monster terbesar dalam dirinya: yaitu rasa takut gagal. Sebuah draf cerita yang manis, berkarakter, dan sangat edukatif

  12. Avatar Reva dewi Damayanti
    Reva dewi Damayanti

    Cerita tentang Akbar yang gugup menjadi petugas upacara ini berhasil menangkap kecemasan yang wajar dialami banyak siswa SD sebelum tampil di depan umum. Perkembangan emosi tokoh, dari takut menjadi percaya diri, digambarkan bertahap dan realistis, didukung dukungan kecil dari ibu, sahabat, dan gurunya. Bahasa yang digunakan ringan sehingga mudah diikuti pembaca usia sekolah dasar sekalipun. Pesan bahwa keberanian bukan berarti tanpa rasa takut tersampaikan dengan jelas di akhir cerita. Sebagai masukan, penggambaran suasana upacara bisa diperkaya sedikit lagi agar ketegangan momen puncaknya terasa lebih hidup.

    1. Avatar farel eka giantara
      farel eka giantara

      Cerita yang sangat memikat! Sejak baris pertama, penulis sudah berhasil membangun suasana yang membuat saya terus penasaran hingga akhir. Alurnya yang mengalir dengan ringan membuat saya sangat nyaman saat membacanya. Ditambah lagi, emosi tokoh berhasil tersampaikan dengan sangat apik dan jujur. Teruslah berkarya dan membagikan tulisan-tulisan hebat lainnya, ya

  13. Avatar Nida Triwidya
    Nida Triwidya

    Ceritanya menarik karena mampu menggambarkan suasana yang membuat pembaca ikut penasaran sejak awal. Alur ceritanya ringan dan mudah dipahami. Saya juga suka cara penulis menyampaikan perasaan tokohnya dengan cukup jelas. Semoga ke depannya terus menghasilkan karya-karya yang semakin bagus dan menginspirasi. Tetap semangat berkarya!

  14. Avatar Nida Triwidya
    Nida Triwidya

    Tulisan ini menarik karena mampu menggambarkan suasana yang membuat pembaca ikut penasaran sejak awal. Alur ceritanya ringan dan mudah dipahami. Saya juga suka cara penulis menyampaikan perasaan tokohnya dengan cukup jelas. Semoga ke depannya terus menghasilkan karya-karya yang semakin bagus dan menginspirasi. Tetap semangat berkarya!

  15. Avatar REHAN ALDIYANSYAH
    REHAN ALDIYANSYAH

    Narasi berjudul Senin yang Menegangkan ini berhasil mengonstruksi sebuah ketegangan dramatik yang sangat baik melalui pengelolaan alur yang beritme cepat. Penulis menunjukkan kecermatan dalam mengeksplorasi kondisi psikologis tokoh utama saat dihadapkan pada situasi penuh tekanan yang lumrah terjadi dalam kehidupan modern. Jika ditinjau dari perspektif teoritis materi perkuliahan kita teks ini menyajikan representasi yang sangat konkret mengenai manajemen konflik dan dinamika perilaku individu dalam menghadapi stimulus lingkungan. Sebagai masukan yang konstruktif penguatan pada deskripsi sensoris di sekitar latar tempat dapat lebih ditingkatkan untuk semakin mempertegas intensitas ketegangan yang dirasakan tokoh. Secara keseluruhan karya ini memiliki struktur penceritaan yang sangat proporsional serta mampu memicu keterikatan emosional pembaca secara efektif dari awal hingga akhir cerita.

  16. Avatar Kurniasih Dzurriyyah Thayyibah
    Kurniasih Dzurriyyah Thayyibah

    Saya suka dengan pesan yang disampaikan dalam cerita ini, terutama bahwa keberanian bukan berarti tidak memiliki rasa takut, tetapi berani mencoba meskipun masih merasa gugup. Kehadiran Bu Nina dan dukungan dari teman-teman juga menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang positif dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri seorang anak. Menurut saya, cerita ini sangat relevan dengan kehidupan di sekolah karena banyak siswa yang pernah merasakan takut saat harus tampil di depan umum. Alur ceritanya sederhana sehingga mudah dipahami, dan pesan yang ingin disampaikan juga terasa sampai kepada pembaca. Terima kasih sudah menulis cerita yang mengingatkan bahwa dukungan kecil dari guru dan teman bisa memberikan pengaruh yang besar bagi keberanian seorang anak.

  17. Avatar Muhammad ziyyan el-faqih
    Muhammad ziyyan el-faqih

    Cerpen ini memiliki alur yang jelas dan mudah diikuti sehingga menarik untuk dibaca. Ide cerita yang diangkat juga cukup kreatif serta mampu menyampaikan pesan dengan baik. Akan lebih menarik jika penggambaran tokoh dan suasana dibuat sedikit lebih mendalam agar pembaca lebih merasakan jalan ceritanya. Penggunaan bahasa sudah baik dan mudah dipahami. Tetap semangat berkarya dan terus kembangkan kemampuan menulis agar menghasilkan cerpen yang semakin berkualitas.

  18. Avatar Nadhira Aprilia Dafita Zahrah
    Nadhira Aprilia Dafita Zahrah

    Ceritanya memiliki alur yang jelas dan tidak membingungkan. Dengan terus membaca dan berlatih menulis, saya yakin kemampuanmu akan semakin meningkat dan menghasilkan karya yang lebih bagus lgi

  19. Avatar Dikdik
    Dikdik

    Menurut saya, cerita ini sederhana, tetapi mampu menggambarkan perjuangan tokoh dalam mengatasi rasa gugup dengan baik. Alurnya ringan dan mudah diikuti, sementara pesan tentang keberanian serta pentingnya dukungan dari orang-orang di sekitar terasa sangat bermakna. Cerita ini cocok menjadi bacaan yang menginspirasi bagi siswa sekolah dasar. Semoga penulis terus menghasilkan karya-karya yang menarik dan penuh nilai positif.

  20. Avatar Dikdik
    Dikdik

    Menurut saya, cerita ini sederhana, tetapi mampu menggambarkan perjuangan tokoh dalam mengatasi rasa gugup dengan baik. Cerita ini cocok menjadi bacaan yang menginspirasi bagi siswa sekolah dasar. Semoga penulis terus menghasilkan karya-karya yang menarik dan penuh nilai positif.

  21. Avatar Dikdik
    Dikdik

    cerita ini sederhana, tetapi bisa menggambarkan perjuangan tokoh dalam mengatasi rasa gugup dan percaya diri dengan baik. Cerita ini cocok menjadi bacaan yang menginspirasi bagi siswa sekolah dasar. Semoga penulis terus menghasilkan karya-karya yang menarik dan penuh nilai positif.

  22. Avatar Siti Alifa Wulandari
    Siti Alifa Wulandari

    Cerpen ini menarik karena mampu membangun rasa penasaran sejak awal hingga akhir. Alurnya mengalir dengan baik dan mudah diikuti. Akan lebih baik jika beberapa bagian diberi sedikit deskripsi yang lebih mendalam agar emosi tokohnya semakin terasa. Secara keseluruhan, cerpen ini enak dibaca dan semoga penulis terus berkarya menghasilkan karya-karya yang lebih baik lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *