Literatura Nusantara

Membumikan Sastra Melangitkan Kata

Pengembangan Media Berbasis Information, Communication, and Technology (ICT)

[Sumber gambar: AI]

Penulis: Heri Isnaini

Pengembangan Media Berbasis Information, Communication, and Technology (ICT)

Perkembangan teknologi digital dalam beberapa dekade terakhir telah mengubah lanskap komunikasi, pendidikan, dan produksi pengetahuan secara fundamental. Dalam konteks ini, pengembangan media berbasis Information, Communication, and Technology (ICT) menjadi sebuah keniscayaan, bukan sekadar pilihan. Media tidak lagi dipahami sebagai alat penyampai informasi yang statis, melainkan sebagai ekosistem dinamis yang memungkinkan interaktivitas, kolaborasi, dan transformasi makna secara berkelanjutan.

Secara konseptual, ICT mencakup tiga dimensi utama: informasi (data dan konten), komunikasi (proses pertukaran pesan), dan teknologi (perangkat serta sistem yang memfasilitasi keduanya). Integrasi ketiga aspek ini melahirkan media baru (new media) yang memiliki karakteristik digital, konvergen, dan berbasis jaringan. Dalam konteks pengembangan, media berbasis ICT tidak hanya menuntut kemampuan teknis, tetapi juga sensitivitas terhadap kebutuhan pengguna, konteks sosial-budaya, serta tujuan komunikatif yang ingin dicapai.

Dalam ranah pendidikan, media berbasis ICT telah menggeser paradigma pembelajaran dari yang berpusat pada guru (teacher-centered) menjadi berpusat pada peserta didik (learner-centered). Platform pembelajaran daring, aplikasi interaktif, dan multimedia edukatif memungkinkan siswa untuk belajar secara mandiri, kolaboratif, dan kontekstual. Media tidak lagi sekadar alat bantu, tetapi menjadi ruang belajar itu sendiri. Hal ini membuka peluang besar untuk meningkatkan kualitas literasi digital, numerasi, dan karakter.

Namun demikian, pengembangan media berbasis ICT juga menghadapi sejumlah problem epistemologis dan praksis. Pertama, terdapat kecenderungan adopsi teknologi tanpa landasan pedagogis atau kultural yang kuat. Kedua, kesenjangan akses (digital divide) masih menjadi persoalan serius. Ketiga, banjir informasi (information overload) menuntut kemampuan literasi kritis agar pengguna tidak terjebak dalam disinformasi.

Dalam perspektif pengembangan, media berbasis ICT idealnya mengikuti prinsip desain yang sistematis: analisis kebutuhan, perancangan (design), pengembangan (development), implementasi, dan evaluasi. Model seperti ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dapat menjadi kerangka kerja yang relevan. Selain itu, pendekatan user-centered design juga penting agar media yang dikembangkan benar-benar sesuai dengan karakteristik pengguna.


Contoh Konkret Penggunaan Media ICT dalam Pembelajaran Kelas

Untuk memperjelas implementasi konsep di atas, berikut beberapa contoh konkret dalam konteks pembelajaran di kelas:

1. Pembelajaran Sastra dengan Multimedia Interaktif

Guru menggunakan platform seperti Canva atau Microsoft PowerPoint untuk menyajikan puisi dalam bentuk visual-audio. Misalnya, puisi dibacakan dengan latar musik dan ilustrasi gambar yang relevan.

Dampak:

  • Siswa lebih mudah memahami suasana dan makna puisi
  • Meningkatkan apresiasi estetika
  • Mengaktifkan imajinasi dan interpretasi

2. Diskusi Kolaboratif melalui Platform Digital

Guru memanfaatkan Google Classroom atau WhatsApp untuk diskusi teks sastra.

Implementasi:

  • Guru mengunggah cerpen
  • Siswa diminta memberikan komentar interpretatif
  • Siswa saling menanggapi

Dampak:

  • Meningkatkan keterampilan berpikir kritis
  • Melatih argumentasi
  • Membiasakan literasi digital

3. Pembuatan Video Pembelajaran oleh Siswa

Siswa diminta membuat video interpretasi cerpen atau drama menggunakan CapCut atau KineMaster.

Contoh tugas:

  • Mengadaptasi cerpen menjadi film pendek
  • Membuat monolog tokoh

Dampak:

  • Mengembangkan kreativitas
  • Mengintegrasikan literasi visual dan digital
  • Membentuk kerja kolaboratif

4. Kuis Interaktif Berbasis Game

Guru menggunakan Kahoot! atau Quizizz untuk evaluasi materi.

Implementasi:

  • Soal tentang unsur intrinsik cerpen
  • Siswa menjawab secara real-time

Dampak:

  • Meningkatkan motivasi belajar
  • Evaluasi menjadi menyenangkan
  • Memberikan umpan balik cepat

5. Digital Storytelling

Siswa membuat cerita digital menggunakan blog atau platform seperti WordPress.

Implementasi:

  • Menulis cerpen
  • Menambahkan ilustrasi, audio, atau video

Dampak:

  • Mengembangkan kemampuan menulis
  • Memperluas audiens karya
  • Mengintegrasikan teknologi dan sastra

Penutup Reflektif

Dari contoh-contoh di atas, terlihat bahwa media berbasis ICT bukan sekadar alat bantu, tetapi telah menjadi bagian integral dari proses pembelajaran. Ia mengubah cara siswa membaca, menulis, memahami, dan menciptakan makna. Dalam konteks sastra, ICT bahkan membuka kemungkinan lahirnya bentuk-bentuk ekspresi baru yang lebih interaktif dan multimodal.

Namun, yang perlu digarisbawahi adalah bahwa keberhasilan penggunaan ICT tidak terletak pada kecanggihan teknologinya, melainkan pada ketepatan pedagogis dan kedalaman makna yang dihasilkan. Teknologi harus tetap menjadi sarana, bukan tujuan. Dalam kerangka ini, guru berperan sebagai kurator makna yang mengarahkan teknologi agar tetap berakar pada nilai-nilai humanistik dan kultural.


Latihan / Tugas Pemahaman

  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan media berbasis ICT dan sebutkan tiga komponennya!
  2. Mengapa media ICT dapat menggeser pembelajaran dari teacher-centered ke learner-centered?
  3. Berikan satu contoh penggunaan ICT dalam pembelajaran sastra dan jelaskan manfaatnya!
  4. Apa yang dimaksud dengan digital divide dan bagaimana pengaruhnya dalam pendidikan?
  5. Menurut Anda, bagaimana cara agar penggunaan ICT dalam pembelajaran tidak hanya menjadi “tren”, tetapi benar-benar efektif?


Eksplorasi konten lain dari Literatura Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Categories:

25 tanggapan untuk “Pengembangan Media Berbasis Information, Communication, and Technology (ICT)”

  1. Avatar anisa nur fadilah
    anisa nur fadilah

    1. Definisi & Komponen ICT
    Media yang berlandaskan ICT (Teknologi Informasi dan Komunikasi) merupakan alat atau aplikasi yang berbasis digital yang digunakan untuk memanipulasi, menyimpan, serta menyebarkan informasi.
    Tiga Elemen Utama: Perangkat fisik (hardware), perangkat aplikasi (software), dan konektivitas (network).

    2. Pergeseran ke Learner-Centered
    ICT memberikan kesempatan bagi siswa untuk mandiri dalam mengakses bahan pelajaran dengan cara yang fleksibel dan interaktif. Peran pendidik bertransformasi dari menjadi satu-satunya penyedia informasi menjadi seorang fasilitator, sehingga perhatian pembelajaran beralih ke aktivitas siswa.

    3. Contoh di Pembelajaran Sastra
    Contoh: Pemanfaatan buku digital (e-book) interaktif atau aplikasi untuk menganalisis puisi.
    Keuntungan: Mempermudah pemahaman karya sastra, memperluas akses referensi tanpa batasan fisik, dan membuat analisis teks lebih menarik dengan menggunakan multimedia.

    4. Digital Divide & Pendidikan
    Definisi: Kesenjangan antara orang-orang yang memiliki akses ke internet yang stabil dan mereka yang tidak.
    Dampak: Menyebabkan ketidakadilan dalam kualitas pendidikan; siswa dari area terpencil atau dengan ekonomi rendah tertinggal dalam kemampuan literasi digital dan akses terhadap materi dibandingkan siswa dari kota besar.

    5. Agar ICT Efektif (Bukan Sekadar Tren)
    Penerapan ICT harus berlandaskan pada tujuan pendidikan, bukan hanya untuk menunjukkan gaya. Ini dapat dilakukan dengan melatih kesiapan guru, mengadaptasi konten teknologi dengan kebutuhan pelajaran, serta memastikan ada evaluasi yang berkelanjutan terhadap hasil belajar siswa.

  2. Avatar anisa nur fadilah
    anisa nur fadilah

    1. Definisi & Komponen ICT
    Media yang berlandaskan ICT (Teknologi Informasi dan Komunikasi) merupakan alat atau aplikasi yang berbasis digital yang digunakan untuk memanipulasi, menyimpan, serta menyebarkan informasi.
    Tiga Elemen Utama: Perangkat fisik (hardware), perangkat aplikasi (software), dan konektivitas (network).

    2. Pergeseran ke Learner-Centered
    ICT memberikan kesempatan bagi siswa untuk mandiri dalam mengakses bahan pelajaran dengan cara yang fleksibel dan interaktif. Peran pendidik bertransformasi dari menjadi satu-satunya penyedia informasi menjadi seorang fasilitator, sehingga perhatian pembelajaran beralih ke aktivitas siswa.

    3. Contoh di Pembelajaran Sastra
    Contoh: Pemanfaatan buku digital (e-book) interaktif atau aplikasi untuk menganalisis puisi.
    Keuntungan: Mempermudah pemahaman karya sastra, memperluas akses referensi tanpa batasan fisik, dan membuat analisis teks lebih menarik dengan menggunakan multimedia.

    4. Digital Divide & Pendidikan
    Definisi: Kesenjangan antara orang-orang yang memiliki akses ke internet yang stabil dan mereka yang tidak.
    Dampak: Menyebabkan ketidakadilan dalam kualitas pendidikan; siswa dari area terpencil atau dengan ekonomi rendah tertinggal dalam kemampuan literasi digital dan akses terhadap materi dibandingkan siswa dari kota besar.

    5. Agar ICT Efektif (Bukan Sekadar Tren)
    Penerapan ICT harus berlandaskan pada tujuan pendidikan, bukan hanya untuk menunjukkan gaya. Ini dapat dilakukan dengan melatih kesiapan guru, mengadaptasi konten teknologi dengan kebutuhan pelajaran, serta memastikan ada evaluasi yang berkelanjutan terhadap hasil belajar siswa.

  3. Avatar Ripka Tursini
    Ripka Tursini

    Setelah membaca pelajaran ini saya merasa terbantu untuk memberikan pengajaran kepada siswa.media ICT sangat membantu untuk menyebarkan informasi pembelajaran.
    Terimakasih buat materi yang sudah bapak berikan kepada kami.sehat selalu dan sukses.

  4. Avatar Cantika dwi Novia
    Cantika dwi Novia

    1. Media berbasis ICT dan tiga komponennya
    Media berbasis ICT itu media pembelajaran yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, seperti komputer, internet, video, atau aplikasi digital untuk membantu proses belajar. Jadi bukan cuma alat, tapi sudah memanfaatkan teknologi buat menyampaikan materi. Tiga komponennya biasanya:
    a. Perangkat keras (laptop, HP, LCD)
    b. Perangkat lunak (aplikasi, platform belajar)
    c. Jaringan/internet (biar bisa akses dan berbagi informasi)
    2. Kenapa ICT bisa menggeser ke learner-centered
    Karena dengan ICT, siswa jadi lebih aktif. Mereka bisa cari materi sendiri, nonton video pembelajaran, diskusi online, bahkan belajar kapan saja. Jadi guru tidak lagi jadi satu-satunya sumber, tapi lebih sebagai fasilitator. Siswa yang lebih banyak eksplorasi.
    3. Contoh ICT dalam pembelajaran sastra
    Misalnya pakai video pembacaan puisi di YouTube. Manfaatnya:
    a. Siswa jadi lebih paham ekspresi dan intonasi
    b. Pembelajaran lebih menarik, nggak cuma baca teks
    c. Bisa memicu kreativitas siswa buat bikin karya sendiri
    4. Apa itu digital divide dan pengaruhnya
    Digital divide itu kesenjangan akses teknologi, misalnya ada siswa yang punya internet dan gadget, tapi ada juga yang tidak. Pengaruhnya di pendidikan:
    a. Siswa yang tidak punya akses jadi tertinggal
    b. Kesempatan belajar jadi tidak merata
    c. Bisa memperlebar kesenjangan hasil belajar
    5. Biar ICT nggak cuma jadi tren. Menurut saya, caranya:
    a. Harus sesuai tujuan pembelajaran, bukan asal pakai teknologi
    b. Guru perlu paham cara pakainya, bukan cuma ikut-ikutan
    c. Digunakan untuk bikin siswa aktif, bukan sekadar tampil keren
    d. Evaluasi terus, apakah benar membantu belajar atau tidak
    Jadi, ICT itu bagus, tapi harus dipakai dengan tujuan jelas, bukan cuma biar terlihat modern.

  5. Avatar Muhammad Willy Solihin

    1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan media berbasis ICT dan sebutkan tiga komponennya
    Media berbasis ICT merupakan media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk membantu proses penyampaian materi agar lebih efektif, menarik, dan interaktif. Dalam penggunaannya, media ini mendukung guru dan siswa dalam proses belajar melalui teknologi digital. Komponen utama dalam ICT terdiri dari perangkat keras seperti komputer, laptop, atau proyektor, perangkat lunak seperti aplikasi pembelajaran dan video interaktif, serta pengguna atau brainware, yaitu guru dan peserta didik yang mengoperasikan teknologi tersebut. Tiga komponen yang terdiri
    1.Hardware perangkat keras seperti komputer, laptop, proyektor, dan smartphone
    2.Software perangkat lunak seperti aplikasi pembelajaran, PowerPoint, video, dan platform digital
    3.Brainware pengguna yaitu guru dan siswa sebagai pengguna teknologi

    2. Mengapa media ICT dapat menggeser pembelajaran dari teacher-centered ke learner-centered
    Penggunaan ICT dalam pembelajaran dapat mengubah pola pembelajaran yang awalnya berpusat pada guru menjadi lebih berpusat pada siswa. Hal ini karena siswa memiliki kesempatan untuk mencari informasi, mengeksplorasi materi, dan belajar secara mandiri melalui berbagai sumber digital. Guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber informasi, melainkan berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa dalam proses pembelajaran.

    3. Berikan satu contoh penggunaan ICT dalam pembelajaran sastra dan jelaskan manfaatnya
    Salah satu contoh penerapan ICT dalam pembelajaran sastra adalah penggunaan video pembacaan puisi atau drama digital. Melalui media tersebut, siswa dapat melihat langsung ekspresi, intonasi, dan penghayatan dalam karya sastra. Penggunaan teknologi ini membantu siswa lebih mudah memahami isi karya, meningkatkan minat belajar, dan membuat pembelajaran sastra terasa lebih hidup.

    4. Apa yang dimaksud dengan digital divide dan bagaimana pengaruhnya dalam pendidikan
    Digital divide adalah kesenjangan akses terhadap teknologi dan internet yang dialami oleh sebagian masyarakat. Dalam dunia pendidikan, kondisi ini menyebabkan tidak semua siswa memperoleh kesempatan belajar yang sama melalui media digital. Akibatnya, siswa yang memiliki keterbatasan fasilitas teknologi berpotensi mengalami hambatan dalam mengikuti pembelajaran berbasis ICT.

    5. Menurut Anda, bagaimana cara agar penggunaan ICT dalam pembelajaran tidak hanya menjadi tren, tetapi benar-benar efektif
    Agar penggunaan ICT tidak hanya menjadi sekadar tren, teknologi perlu dimanfaatkan sesuai dengan tujuan pembelajaran. Guru harus mampu memilih media yang relevan dengan materi, kebutuhan siswa, serta metode pembelajaran yang digunakan. Selain itu, kompetensi guru dalam mengoperasikan teknologi juga perlu terus ditingkatkan agar penggunaan ICT benar-benar dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran.

  6. Avatar Riani J. Fauzi
    Riani J. Fauzi

    1. ICT adalah suatu komposisi multi media yang dikembangkan untuk pembelajaran teknologi yang memadukan, information, communication and technology. Secara garis besar, ICT terdiri dari tiga bagian, yaitu informasi berupa konten (perangkat lunak), komunikasi sebagai alat (perangkat keras) untuk pertukaran informasi, dan terakhir teknologi (jaringan akses sinyal internet) yang menjadi perangkat dalam memfasilitasi ICT terjadi antar pengguna.

    2. Karena fungsi dan manfaat media ICT bukan hanya sebagai alat bantu, tetapi dapat berfungsi sebagai ruang belajar utama itu sendiri. Dengan ini, guru bertindak sebagai fasilitator dan murid menjadi pusat dari pembelajaran itu sendiri.

    3. Salah satu contoh penggunaan ICT dalam pembelajaran sastra yakni, siswa dapat mengunggah cerpen yang sudah ditulis ke dalam bentuk format flip book, di mana media buku akan bergerak otomatis bila digeser. Murid dapat pula menambahkan video animasi dan suara latar yang sesuai dengan konten cerita. Dari penggunaan media buku flip book ini, siswa lebih tertarik untuk membaca buku dan memotivasi siswa untuk lebih kreatif.

    4. Digital divide merupakan kesenjangan akses internet yang tidak merata atau menyebar dalam fungsi pembelajaran. Karena adanya faktor fasilitas sarana dan prasarana digitalisasi yang tidak merata. Misalkan, sekolah di area perkotaan mendapat kelebihan bantuan fasilitas dikarenakan jarak yang lebih dekat dalam jalur distribusi. Ini bisa membawa dampak ketimpangan sosial terhadap sekolah yang berada di daerah terpencil. Sebab, sekolah dengan jarak jauh atau tidak dapat diakses internet, akan membuat sekolah mengalami kendala dalma penggunaan multi media ajar berbasis teknologi.

    5. Salah satu cara pengguanaan media ICT yang berkelanjutan dalam pembelajaran agar tidak hanya menjadi tren, yaitu dengan cara terus mengembangkan media pembelajaran tersebut tanpa meninggalkan unsur makna pedagogis dan nilai-nilai humanistik serta kultural dalam pembelajaran itu sendiri.

  7. Avatar Muhamad Rizky Kristiansyah
    Muhamad Rizky Kristiansyah

    1. Media berbasis ICT (Information and Communication Technology) adalah media pembelajaran yang menggunakan teknologi digital untuk bagaimana cara guru menyampaikan materi, seperti komputer, internet, atau aplikasi.
    3 komponennya diantaranya:
    – Perangkat keras (hardware): komputer, laptop, proyektor, HP
    – erangkat lunak (software): aplikasi seperti Google Classroom, quiziz, kahoot dan aplikasi lainnya
    – Jaringan/internet (network): koneksi internet untuk mengakses informasi sehingga pembelajaran bisa berjalan dengan lancar.
    2. Karena dengan ICT siswa bisa belajar sendiri melalui vidio, internet, atau aplikasi lainnya dan bisa belajar dimanapun mereka berada. Siswa lebih aktif mencari informasi bukan hanya mendengarkan penjelasan dari guru saja. Guru berperan menjadi fasilitator, bukan satu-satunya sumber ilmu. Intinya pembelajaran menjadi berpuasat pada siswa (learning-centered) karena mereka ikut terlibat langsung dalam proses belajar.
    3. Contoh ICT dalam pembelajaran sastra sepeti siswa menonton pembacaan puisi atau drma di youtobe, lalu siswa diminta untuk menganalisis isi dan makna dari apa yang mereka lihat dan saksikan. Manfaatnya siswa lebih mudah memahamiekspresi dan intonasi. Pembelajaran lebih menarik karena melihat langsung. Meningkatkan imajinasi dan apresiasi karya sastra siswa.
    4. Digital divide adalah kondisi ketika terdapat perbedaan kesempatan antar individu atau kelompok dalam mengakses dan menggunakan teknologi. Ada sebagian orang yang dengan mudah memiliki perangkat seperti handphone, laptop, serta koneksi internet, sehingga mereka dapat memperoleh informasi dan belajar dengan lebih cepat. Pengaruhnya dalam pendidkan yaitu pembelajaran menjadi tidak rata, siswa yang kurang akses bisa tertinggal, kesempatan belajar tidak sama.
    5. Menurut saya supaya ICT tidak hanya menjadi trend tapi efektif guru harus paham tujuan pembelajaran, bukan hanya sekedar dari teknologi saja. ICT yang digunakan harus sesuai dengan kebutuhan materi peserta didik bukan asal. Siswa harus terlibat aktif bukan hanya menonton. Perlu juga untuk guru mengikuti pelatihan agar bisa menggunakan teknnologi dengan tepat. Guru juga harus mempertimbangkan kondisi siswa mulai dari akses, fasilitas dan lainnya.

  8. Avatar Muhammad Rabbani Alsyabi Fardian
    Muhammad Rabbani Alsyabi Fardian

    1. Media berbasis ICT adalah media pembelajaran yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (seperti komputer dan internet) untuk membantu proses belajar.
    Tiga komponennya:
    Hardware: perangkat fisik (komputer, laptop, proyektor)
    Software: aplikasi/program (PowerPoint, e-learning)
    Network: jaringan/internet
    2. Media ICT dapat menggeser pembelajaran dari teacher-centered ke learner-centered karena:
    -Siswa bisa mengakses informasi sendiri (tidak bergantung pada guru)
    -Pembelajaran jadi interaktif dan aktif (diskusi, eksplorasi, multimedia)
    -Siswa dapat belajar sesuai kecepatan dan minatnya
    -Guru lebih berperan sebagai fasilitator, bukan satu-satunya sumber belajar
    Akibatnya, siswa menjadi lebih mandiri dan berpusat pada proses belajar mereka sendiri.
    3. Contoh:
    Menggunakan video pembacaan puisi dari YouTube dalam pembelajaran sastra.
    Manfaat:
    Siswa lebih mudah memahami ekspresi, intonasi, dan makna puisi, sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik dan tidak monoton.
    4. Digital divide adalah kesenjangan antara individu atau kelompok dalam akses, kemampuan, dan pemanfaatan teknologi digital (seperti internet dan perangkat).
    Pengaruh dalam pendidikan:
    -Siswa yang tidak punya akses teknologi tertinggal dalam pembelajaran
    -Terjadi ketidakmerataan kualitas pendidikan
    -Menghambat pembelajaran berbasis ICT
    -Memperlebar kesenjangan hasil belajar antara siswa
    PadA Intinya, digital divide membuat kesempatan belajar menjadi tidak sama.
    5.Agar ICT tidak sekadar “tren” tapi benar-benar efektif, kuncinya ada pada cara penggunaannya, bukan teknologinya.
    -Sesuai tujuan pembelajaran = ICT dipakai karena membantu memahami materi, bukan sekadar variasi
    -Desain pembelajaran yang jelas = ada aktivitas aktif (diskusi, proyek, eksplorasi), bukan hanya menonton
    -Guru kompeten secara digital = paham cara memilih dan menggunakan media yang tepat
    -Fokus pada keterlibatan siswa = siswa aktif mencari, mengolah, dan mempresentasikan informasi
    -Evaluasi penggunaan ICT = dilihat apakah benar meningkatkan pemahaman dan hasil belajar
    Jadi, ICT efektif jika digunakan sebagai alat untuk meningkatkan kualitas belajar, bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi.

  9. Avatar Halimah Nur'aini
    Halimah Nur’aini

    1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan media berbasis ICT dan sebutkan tiga komponennya!
    Dalam konteks ini, media yang dimaksud adalah media yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar oleh guru dengam memantaafkan teknologi yang di dalamnya dapat untuk berkomunikasi, dan meerima informasi, sedangkan tiga komponen ICT adalah informasi (Information), komunikasi (Communication), teknologi (Technology).
    2. Mengapa media ICT dapat menggeser pembelajaran dari teacher-centered ke learner-centered?
    Karena guru berubah peran menjadi pendamping dan mengawasi, sedangkan siswa dapat mulai belajar dan menelusuri secara mandiri melalui media ICT. Melalui ini siswa lebih leluasa untuk eksplor materi belajar atau metode belajar yang dibutuhkan dan lewat learner centered pula membuka peluang besar bagi siswa untuk meningkatkan kualitas literasi digital, numerasi dan karakter.
    3. Berikan satu contoh penggunaan ICT dalam pembelajaran sastra dan jelaskan manfaatnya!
    Penggunaan media Wordwall untuk quiz atau latihan soal. Manfaatnya siswa dapat merasakan suasana belajar yang lebihvariatif dan tidak kecenderungan bosan atau monoton, siswa tetap mengerjakan dengan menyenangkan tetapi juga tetap di latih untuk fokus terkhusus pada soal mencocokkan jawaban yang benar (Fill the blank).
    4. Apa yang dimaksud dengan digital divide dan bagaimana pengaruhnya dalam pendidikan?
    Digital devide adalah kesenjangan akses, yang dimaksud adalah dengan kesenjangan akses terhadap teknologi yang belum merata di beberapa daerah terutama daerah pelosok atau desa. Pengaruhnya adalah ketidaksamaan pengetahuan dan memaksimalkan fasilitas yang telah ditetapkan atau diberikan pemerintah. Contohnya saat ujian berbasis komputer, sekolah pelosok yangmasih kesulitan dalam akses sinyal atau kekurangan fasilitas komputer harus menginduk dengan sekolah lain agar ujian tersebut tetap terlaksana.
    5. Menurut Anda, bagaimana cara agar penggunaan ICT dalam pembelajaran tidak hanya menjadi “tren”, tetapi benar-benar efektif?
    Guru memahami konsepnya, mempelajari dan yangterpenting adalah mengaplikasikan penggunaan ICT sesuai dengan kebutuhan belajar siswa di sekolah.

  10. Avatar Nada Nabilah_B2_2024
    Nada Nabilah_B2_2024

    Latihan / Tugas Pemahaman
    1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan media berbasis ICT dan sebutkan tiga komponennya!
    2. Mengapa media ICT dapat menggeser pembelajaran dari teacher-centered ke learner-centered?
    3. Berikan satu contoh penggunaan ICT dalam pembelajaran sastra dan jelaskan manfaatnya!
    4. Apa yang dimaksud dengan digital divide dan bagaimana pengaruhnya dalam pendidikan?
    5. Menurut Anda, bagaimana cara agar penggunaan ICT dalam pembelajaran tidak hanya menjadi “tren”, tetapi benar-benar efektif?

    Jawabannya :
    1. Media berbasis Information, Communication, and Technology (ICT) yaitu sebagai ekosistem dinamis yang memungkinkan interaktivitas, kolaborasi, dan transformasi makna secara berkelanjutan. Platform pembelajaran daring, aplikasi interaktif, dan multimedia edukatif yang memungkinkan siswa untuk belajar secara mandiri, kolaboratif, dan kontekstual. Media tidak lagi sekadar alat bantu, tetapi menjadi ruang belajar itu sendiri. Hal ini membuka peluang besar untuk meningkatkan kualitas literasi digital, numerasi, dan karakter. ICT mencakup tiga dimensi utama: informasi (data dan konten), komunikasi (proses pertukaran pesan), dan teknologi (perangkat serta sistem yang memfasilitasi keduanya).
    2. Media berbasis ICT telah menggeser paradigma pembelajaran dari yang berpusat pada guru (teacher-centered) menjadi berpusat pada peserta didik (learner-centered). Platform pembelajaran daring, aplikasi interaktif, dan multimedia edukatif memungkinkan siswa untuk belajar secara mandiri, kolaboratif, dan kontekstual. Media tidak lagi sekadar alat bantu, tetapi menjadi ruang belajar itu sendiri. Hal ini membuka peluang besar untuk meningkatkan kualitas literasi digital, numerasi, dan karakter.
    3. Pembelajaran Sastra dengan Multimedia Interaktif yaitu Guru menggunakan platform seperti Canva atau Microsoft PowerPoint untuk menyajikan puisi dalam bentuk visual-audio. Misalnya, puisi dibacakan dengan latar musik dan ilustrasi gambar yang relevan. Manfaatnya Siswa lebih mudah memahami suasana dan makna puisi, Meningkatkan apresiasi estetika, Mengaktifkan imajinasi dan interpretasi.
    4. Digital divide adalah kesenjangan kemampuan dan akses masyarakat terhadap teknologi digital, seperti internet, komputer, atau perangkat teknologi lainnya. Dalam pendidikan, digital divide menyebabkan tidak semua siswa memiliki kesempatan belajar yang sama. Ada siswa yang mudah mengakses pembelajaran online, sementara yang lain mengalami kesulitan karena keterbatasan perangkat atau jaringan internet. Hal ini dapat memengaruhi kualitas pembelajaran dan prestasi siswa.
    5. Agar penggunaan ICT dalam pembelajaran tidak hanya menjadi “tren” tetapi benar-benar efektif, perlu dilakukan beberapa hal yaitu Guru harus memahami cara menggunakan teknologi dengan baik, Media ICT harus disesuaikan dengan tujuan pembelajaran, Pembelajaran harus tetap interaktif dan melibatkan siswa secara aktif, Sekolah perlu menyediakan fasilitas dan akses teknologi yang memadai, Penggunaan ICT harus membantu pemahaman materi, bukan hanya sekadar menggunakan teknologi tanpa manfaat yang jelas, Dengan demikian, ICT dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan membantu siswa belajar lebih kreatif, mandiri, dan efektif.

  11. Avatar Salma Nafisah Nurfatimah
    Salma Nafisah Nurfatimah

    1. Pengertian media berbasis ICT dan tiga komponennya
    Media berbasis ICT adalah media pembelajaran yang memanfaatkan integrasi teknologi digital untuk menyampaikan informasi dan memfasilitasi komunikasi secara interaktif. Media ini tidak hanya menyampaikan pesan, tetapi juga memungkinkan kolaborasi dan interaksi.
    Komponen utamanya yaitu: Informasi sebagai isi pembelajaran, Komunikasi sebagai proses pertukaran gagasan, Teknologi sebagai sarana pendukung
    2. Alasan ICT menggeser teacher-centered ke learner-centered
    Karena media ICT memungkinkan siswa belajar secara mandiri, interaktif, dan kolaboratif melalui platform digital. Siswa tidak lagi hanya menerima materi dari guru, tetapi aktif mencari, memahami, dan mendiskusikan informasi. Dengan begitu, pembelajaran berpusat pada aktivitas dan kebutuhan siswa.
    3. Contoh penggunaan ICT dalam pembelajaran sastra
    Contoh: penggunaan multimedia interaktif (misalnya PowerPoint atau Canva untuk menampilkan puisi dengan audio dan gambar).
    Manfaat:
    • Memudahkan siswa memahami makna dan suasana puisi
    • Meningkatkan apresiasi sastra
    • Mengaktifkan imajinasi siswa
    4. Pengertian digital divide dan pengaruhnya
    Digital divide adalah kesenjangan akses terhadap teknologi digital di masyarakat.
    Dalam dunia pendidikan, kondisi ini berdampak pada tidak meratanya kesempatan belajar bagi siswa.
    Fakta di lapangan menunjukkan bahwa keterbatasan perangkat, akses internet, maupun literasi digital menjadi hambatan yang nyata. Akibatnya, pemanfaatan ICT yang seharusnya mendukung pembelajaran justru berpotensi memperbesar kesenjangan antar peserta didik.
    5. Cara agar ICT tidak hanya menjadi tren, tetapi efektif
    Agar penggunaan ICT tidak berhenti pada sekadar tren, diperlukan pendekatan yang berorientasi pada tujuan pembelajaran. Teknologi harus digunakan secara tepat guna, bukan sekadar untuk menunjukkan inovasi.
    Selain itu, penting untuk mempertimbangkan kondisi nyata siswa serta melakukan evaluasi terhadap efektivitas penggunaannya.
    Dengan demikian, keberhasilan ICT tidak ditentukan oleh kecanggihan teknologi yang digunakan, melainkan oleh sejauh mana teknologi tersebut mampu membantu siswa memahami materi dan membangun makna secara mendalam.

  12. Avatar Ai Santi Solihat
    Ai Santi Solihat

    1.Jelaskan apa yang dimaksud dengan media berbasis ICT dan sebutkan tiga komponennya!
    Jawaban:
    Media berbasis ICT (Information and Communication Technology) adalah media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk membantu proses belajar mengajar agar lebih efektif, interaktif, dan menarik. Media ini digunakan untuk menyampaikan informasi, mempermudah akses materi, serta meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran.
    Tiga komponen utama media berbasis ICT yaitu:
    -Hardware (perangkat keras) : seperti komputer, laptop, proyektor, smartphone, dan jaringan internet.
    -Software (perangkat lunak) : seperti aplikasi pembelajaran, Microsoft PowerPoint, Google Classroom, Zoom, dan platform e-learning lainnya.
    -Brainware (pengguna) : yaitu guru, siswa, dan tenaga pendukung yang menggunakan teknologi tersebut dalam proses pembelajaran.
    2.Mengapa media ICT dapat menggeser pembelajaran dari teacher-centered ke learner-centered?
    Jawaban:
    Media ICT dapat menggeser pembelajaran dari teacher-centered ke learner-centered karena siswa menjadi lebih aktif dalam mencari, memahami, dan mengolah informasi sendiri. Guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber belajar, tetapi berperan sebagai fasilitator dan pembimbing.
    Dengan adanya internet, video pembelajaran, e-book, dan platform digital, siswa dapat belajar mandiri sesuai kebutuhan dan kecepatan masing-masing. Hal ini membuat pembelajaran lebih berpusat pada siswa, bukan hanya pada penjelasan guru.
    3.Berikan satu contoh penggunaan ICT dalam pembelajaran sastra dan jelaskan manfaatnya!
    Jawaban:
    Salah satu contoh penggunaan ICT dalam pembelajaran sastra adalah penggunaan presentasi interaktif melalui PowerPoint/canva untuk menjelaskan unsur-unsur cerpen, puisi, atau drama. Guru dapat menampilkan gambar, audio, video, dan animasi agar materi sastra lebih mudah dipahami oleh siswa.
    Manfaatnya adalah pembelajaran menjadi lebih menarik dan tidak membosankan, siswa lebih mudah memahami isi dan unsur karya sastra, serta dapat meningkatkan perhatian dan partisipasi siswa selama proses belajar berlangsung.
    4.Apa yang dimaksud dengan digital divide dan bagaimana pengaruhnya dalam pendidikan?
    Jawaban:
    Digital divide adalah kesenjangan akses terhadap teknologi digital, seperti internet, perangkat elektronik, dan kemampuan menggunakan teknologi antara satu kelompok dengan kelompok lainnya.
    Pengaruhnya dalam pendidikan sangat besar, karena siswa yang memiliki akses teknologi lebih mudah mendapatkan informasi dan mengikuti pembelajaran digital, sedangkan siswa yang tidak memiliki akses akan tertinggal. Hal ini dapat menyebabkan ketidakmerataan kualitas pendidikan dan kesempatan belajar.
    5.Menurut Anda, bagaimana cara agar penggunaan ICT dalam pembelajaran tidak hanya menjadi “tren”, tetapi benar-benar efektif?
    Jawaban:
    Menurut saya supaya penggunaan ICT dalam pembelajaran tidak hanya menjadi tren, tetapi benar-benar efektif, guru harus menggunakan teknologi sesuai dengan tujuan pembelajaran, bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman.
    Guru perlu memilih media yang tepat, melatih keterampilan digital siswa, serta memastikan teknologi membantu pemahaman materi. Selain itu, perlu adanya dukungan fasilitas yang memadai dan evaluasi penggunaan ICT agar pembelajaran tetap bermakna, efisien, dan berpusat pada kebutuhan siswa.

  13. Avatar Oktavia Zukmawaty
    Oktavia Zukmawaty

    1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan media berbasis ICT dan sebutkan tiga komponennya!

    Media berbasis ICT merupakan media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
    Tiga komponennya meliputi:
    a. Perangkat keras (hardware)
    b. Perangkat lunak (software)
    c. Pengguna atau brainware

    2. Mengapa media ICT dapat menggeser pembelajaran dari teacher-centered ke learner-centered?

    Karena penggunaan ICT membuat peserta didik lebih aktif dalam mencari informasi, belajar secara mandiri, dan berpartisipasi dalam pembelajaran sehingga kegiatan belajar tidak hanya berfokus pada guru.

    3. Berikan satu contoh penggunaan ICT dalam pembelajaran sastra dan jelaskan manfaatnya!

    Salah satu contohnya adalah penggunaan video pembacaan puisi dalam pembelajaran sastra.
    Manfaatnya yaitu:
    1. Mempermudah siswa memahami isi dan ekspresi puisi
    2. Membuat pembelajaran lebih menarik
    3. Mendorong kreativitas siswa

    4. Apa yang dimaksud dengan digital divide dan bagaimana pengaruhnya dalam pendidikan?

    Digital divide adalah perbedaan kemampuan dan akses seseorang dalam menggunakan teknologi digital. Dampaknya dalam pendidikan yaitu adanya ketimpangan kesempatan belajar karena tidak semua siswa memiliki fasilitas dan akses internet yang memadai.

    5. Menurut Anda, bagaimana cara agar penggunaan ICT dalam pembelajaran tidak hanya menjadi “tren”, tetapi benar-benar efektif?

    Agar efektif, penggunaan ICT harus disesuaikan dengan tujuan pembelajaran, didukung pemilihan media yang tepat, serta melibatkan siswa secara aktif dalam proses belajar.

  14. Avatar Adinda Lg
    Adinda Lg

    1.Media berbasis ICT (information and communication technology) atau TIK (Teknologi informasi dan komunikasi) adalah alat, sarana, atau platform digital yang di gunakan dalam produk pembelajaran atau penyampaian informasi.
    *Tiga komponen utama berbasis ICT:
    -Perangkat keras (Hardware)
    -Perangkat lunak (Software)
    -Insfrastruktur jaringan/komunikasi (Networking)
    2.Media ICT menggeser teacher-centered (berpusat pada guru) menjadi learning/student-centered (berpusat pada siswa) karena teknologi ini mengubah peran guru dari pusat informasi menjadi fasilitator, serta memberdayakan siswa untuk aktif mencari dan mengelola Pengetahuan mereka sendiri.
    3.Penggunaan aplikasi digital story telling (bercerita digital) seperti powtoon, Canva, atau aplikasi pengedit video lainnya untuk memvisualisasikan puisi atau prosa.
    *Manfaat penggunaan digital:
    -Meningkatkan Motivasi dan Minat Belajar
    -Meningkatkan apresiasi dan pemahaman sastra
    4.Digital divide (Kesenjangan digital) adalah ketimpangan akses terhadap teknologi informasi dan komunikasi (TIK) – seperti internet, komputer, dan literasi digital -antara individu atau wilayah yang mampu dan tidak mampu.Dalam pendidikan hal ini menciptakan jurang pemisah dimana siswa kurang beruntung tertinggal dalam mengakses materi , mengerjakan tugas dan pengembangan keterampilan digital.
    *Poin-poin utama mengenai pengaruh dalam pendidikan:
    -Ketidaksetaraan akses belajar
    -Kesenjangan keterampilan literasi digital
    -Dampak psikologis dan prestasi
    5.Agar penggunaan ICT tidak sekedar “Tren” Yaitu pendekatan utamanya harus bergeser dari “teknologi sebagai pusat” menjadi “Pedagogi sebagai pusat”. Teknologi hanyalah alat sedangkan kualitas pembelajaran tetap di tentukan oleh strategi pengajaran.
    *Ada beberapa cara agar penggunaan ICT di kelas lebih efektif:
    1.Pedadogi sebelum teknologi (pedagogy first)
    -Fokus pada hasil belajar
    -Integrasi kurikulum
    2.Peningkatan kompetensi “Pedagogi Digital”Guru
    -Pelatihan berkelanjutan
    -Guru sebagai model
    3.Menggeser peran siswa dari pasif ke Aktif
    -Pembelajaran berbasis proyek (Project-Based learning)
    -Interaktivitas

  15. Avatar Rahayu Stianingsih
    Rahayu Stianingsih

    1. Definisi ICT
    ‎ICT merupakan singkatan dari Information, communication, and technology yang dikenal sebagai media pembelajaran modern abad ini.
    ‎Komponen ICT:
    ‎a. Informasi (data atau konten)
    ‎b. Komunikasi (pertukaran pesan)
    ‎c. Teknologi (sistem)

    ‎2. Memanfaatkan ICT sebagai media pembelajaran menjadikan media sebagai ruang belajar mandiri, interaktif dan kontekstual, sehingga pembelajaran dapat berpusat pada murid. Guru sebagai fasilitator dan pembimbing.

    ‎3. Menyajikan puisi dalam bentuk visual dan audio. Manfaatnya meningkatkan penghayatan saat membaca atau mendengar puisi tersebut.

    ‎4. Digital Devide disebut juga kesenjangan digital (kesulitan akses internet dan perangkat) di wilayah tertentu. Pengaruhnya terhadap pendidikan masa kini yaitu ketimpangan pembelajaran mengakibatkan kualitas pembelajaran yang tidak merata.

    ‎5. menempatkan ICT sebagai alat pembantu bukan mengambil alih tugas guru. Menggunakan ICT juga membutuhkan ketepatan pedagogis dan kedalaman makna yang dihasilkan agar tetap mengakar pada nilai-nilai kemanusiaan dan sosial-budaya.

  16. Avatar Nisa Alfiani

    1. Media berbasis ICT (Information and Communication Technology) adalah media yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk menyampaikan, mengolah, menyimpan, dan menyebarkan informasi, terutama dalam proses pembelajaran atau komunikasi. Media ini menggunakan perangkat teknologi seperti komputer, internet, multimedia, dan jaringan komunikasi sehingga proses belajar menjadi lebih interaktif, efektif, dan menarik.
    2. Media ICT dapat menggeser pembelajaran dari teacher-centered (berpusat pada guru) ke learner-centered (berpusat pada siswa) karena teknologi memberi kesempatan kepada siswa untuk lebih aktif, mandiri, dan terlibat langsung dalam proses belajar. Guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber informasi, tetapi berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa dalam mencari dan mengolah informasi.
    3. Salah satu contoh penggunaan ICT dalam pembelajaran sastra adalah penggunaan aplikasi digital seperti Wattpad untuk membaca dan menulis karya sastra. Guru dapat meminta siswa membaca cerpen atau novel digital, kemudian mendiskusikannya secara daring atau membuat karya sastra mereka sendiri di platform tersebut.
    4.Digital divide adalah kesenjangan atau perbedaan kemampuan akses dan penggunaan teknologi digital antara individu atau kelompok masyarakat. Kesenjangan ini dapat terjadi karena perbedaan ekonomi, wilayah, fasilitas internet, pendidikan, maupun kemampuan menggunakan teknologi. Dalam konteks pendidikan, digital divide menunjukkan bahwa tidak semua siswa dan guru memiliki kesempatan yang sama untuk memanfaatkan teknologi pembelajaran berbasis ICT.
    5. Agar penggunaan ICT dalam pembelajaran tidak hanya menjadi tren, teknologi harus digunakan sesuai tujuan pembelajaran dan mampu membuat siswa lebih aktif, kreatif, serta mandiri dalam belajar. Guru perlu memiliki kompetensi digital agar dapat memilih media dan metode yang tepat, sementara sekolah harus menyediakan fasilitas serta akses internet yang memadai untuk mengurangi kesenjangan digital (digital divide). Selain itu, penggunaan ICT perlu dievaluasi secara berkala agar benar-benar membantu meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa, sehingga teknologi menjadi sarana pembelajaran yang efektif dan bermakna, bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman.

  17. Avatar Fahira Firda
    Fahira Firda

    Artikel tentang pengembangan media berbasis ICT ini sudah menjelaskan pentingnya penggunaan teknologi dalam pembelajaran untuk membuat proses belajar lebih menarik dan interaktif. Penyampaian materi cukup jelas dan mudah dipahami, terutama bagi pembaca yang ingin mengenal konsep ICT dalam pendidikan. Namun, pembahasan dalam artikel ini masih cenderung umum dan lebih menekankan pada teori, sehingga akan lebih baik jika ditambahkan contoh nyata penerapan di sekolah dasar serta penjelasan mengenai kendala yang sering dihadapi guru, seperti keterbatasan fasilitas dan kemampuan penggunaan teknologi. Dengan demikian, artikel ini akan menjadi lebih lengkap, aplikatif, dan relevan dengan kondisi pembelajaran di lapangan.

  18. Avatar Samsiah
    Samsiah

    Artikel ini menjelaskan tentang penembangan media berbasis ICT yaitu tentang pentingnya penggunaan teknologi bagi pembelajaran untuk membuat proses pembelajaran semakin menarik, tidak membosankan dan interaktif.

  19. Avatar Rista Anesti
    Rista Anesti

    1. Media berbasis ICT (Information, Communication, and Technology) adalah ekosistem dinamis yang memungkinkan interaktivitas, kolaborasi, dan transformasi makna melalui teknologi digital.
    Tiga komponen :
    a) Informasi (data dan konten),
    b) Komunikasi (proses pertukaran pesan), dan
    c) Teknologi (perangkat serta sistem yang memfasilitasi keduanya).

    2. Menurut saya Karena platform digital, aplikasi interaktif, dan multimedia edukatif memungkinkan siswa untuk belajar secara mandiri, kolaboratif, dan kontekstual. Dalam konteks ini, media menjadi ruang belajar mandiri di mana guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber informasi, melainkan fasilitator bagi peserta didik.

    3. contoh penggunaan ICT dalam pembelajaran sastra:
    Pembelajaran sastra dengan multimedia interaktif (menggunakan Canva atau PowerPoint untuk menyajikan puisi dengan latar musik dan ilustrasi).
    Manfaat:
    Siswa lebih mudah memahami suasana/makna puisi, meningkatkan apresiasi estetika, serta mengaktifkan imajinasi dan interpretasi.

    4. Digital divide itu adalah kesenjangan akses terhadap teknologi digital dan internet. Pengaruhnya dalam pendidikan adalah menjadi hambatan serius yang menyebabkan ketidaksetaraan kualitas literasi dan kesempatan belajar antar peserta didik yang memiliki akses dan yang tidak memiliki akses.

    5. Menurut saya, Penggunaan ICT harus didasarkan pada landasan pedagogis dan kultural yang kuat, bukan sekadar adopsi teknologi. Efektivitas dicapai melalui prinsip desain sistematis (seperti model ADDIE), pendekatan user-centered design, serta fokus pada kedalaman makna dan ketepatan tujuan pembelajaran daripada kecanggihan alatnya saja.

  20. Avatar Samsiah
    Samsiah

    1. Pengertian Media Berbasis ICT dan Tiga Komponennya
    – Media berbasis ICT adalah alat/sumber belajar yang memanfaatkan teknologi digital (komputer, internet) untuk menyampaikan materi pembelajaran. Tiga komponennya:

    – Hardware: Perangkat keras (komputer, laptop, proyektor).
    – Software: Perangkat lunak (aplikasi, LMS, program pembelajaran).
    – Brainware: Sumber daya manusia (guru dan siswa sebagai pengguna).
    2. Mengapa ICT Menggeser ke Learner-Centered?
    – Karena ICT membuat informasi sangat mudah diakses, sehingga peran guru bergeser dari satu-satunya sumber ilmu menjadi fasilitas. Siswa bisa belajar mandiri sesuai kecepatannya (self-paced) dan berkolaborasi secara aktif, alih-alih pasif mendengarkan ceramah guru.

    3. Contoh ICT dalam Pembelajaran Sastra & Manfaatnya
    – Contoh: Digital Storytelling (mengubah naskah cerpen/puisi menjadi video interaktif dengan narasi dan musik).
    – Manfaat: Membuat karya sastra hidup secara multimodal (teks, audio, visual), sehingga meningkatkan kreativitas, ekspresi siswa, dan membuat sastra terasa lebih menarik.

    4. Pengertian Digital Divide & Pengaruhnya
    – Pengertian: Kesenjangan akses terhadap perangkat teknologi dan internet antar kelompok masyarakat (kaya-miskin, kota-desa).
    – Pengaruh: Menimbulkan ketimpangan prestasi pendidikan siswa yang tidak punya akses akan tertinggal jauh dalam penguasaan materi dan literasi digital dibanding siswa yang berakses.

    5. Cara Agar ICT Tidak Hanya Jadi Tren tapi Efektif

    – Pedagogi didahulukan: Gunakan teknologi hanya jika benar-benar menyelesaikan masalah belajar, bukan sekadar gaya-gayaan.
    – Pelatihan guru: Guru harus paham bagaimana dan kapan menggunakan ICT secara tepat, bukan sekadar tahu cara mengoperasikannya.
    – Meratakan akses: Memastikan semua siswa punya kesempatan yang sama untuk mengakses teknologi tersebut.

  21. Avatar Atep Ramdani
    Atep Ramdani

    1. Apa yang dimaksud dengan media berbasis ICT dan tiga komponennya
    Media berbasis ICT adalah segala bentuk media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk menyampaikan materi, memfasilitasi interaksi, serta mendukung proses belajar mengajar secara lebih efektif dan interaktif.

    Tiga komponennya meliputi:

    1. Perangkat keras (hardware): seperti laptop, komputer, proyektor , dan smartphone sebagai alat fisik.
    2.Perangkat lunak (software): seperti aplikasi pembelajaran, LMS (Google Classroom, Canva, dll).
    3. Jaringan (network): yaitu internet atau koneksi digital yang memungkinkan akses informasi dan komunikasi.

    2. Mengapa media ICT dapat menggeser teacher-centered ke learner-centered
    Media ICT memungkinkan siswa menjadi lebih aktif dalam pembelajaran karena mereka dapat mencari informasi sendiri, belajar secara mandiri, serta berinteraksi dengan berbagai sumber belajar. Guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber pengetahuan, melainkan fasilitator. Hal ini mendorong pembelajaran yang berpusat pada siswa (learner-centered), sesuai dengan pendekatan konstruktivisme.

    3. Contoh penggunaan ICT dalam pembelajaran sastra dan manfaatnya
    Contohnya, siswa diminta membuat interpretasi puisi dalam bentuk video atau infografis menggunakan aplikasi seperti Canva, lalu dipresentasikan secara digital.

    Manfaatnya:

    * Meningkatkan kreativitas siswa
    * Melatih kemampuan berpikir kritis dalam menafsirkan karya sastra
    * Mengembangkan keterampilan komunikasi digital
    * Membuat pembelajaran lebih menarik dan interaktif

    4. Apa yang dimaksud digital divide dan pengaruhnya dalam pendidikan
    Digital divide adalah kesenjangan dalam akses, penggunaan, dan pemahaman teknologi antara individu atau kelompok.

    Pengaruhnya dalam pendidikan:

    * Ketimpangan akses pembelajaran digital
    * Siswa dengan fasilitas terbatas menjadi tertinggal
    * Kualitas pendidikan menjadi tidak merata

    5. Cara agar ICT tidak hanya menjadi tren tetapi efektif
    Agar ICT benar-benar efektif, perlu:

    * Disesuaikan dengan tujuan pembelajaran, bukan sekadar ikut tren
    * Guru memiliki literasi digital yang baik
    * Menggunakan metode yang mendorong keaktifan siswa
    * Evaluasi penggunaan ICT secara berkelanjutan
    * Mempertimbangkan kondisi dan akses siswa

  22. Avatar Atep Ramdani
    Atep Ramdani

    1. Apa yang dimaksud dengan media berbasis ICT dan tiga komponennya
    Media berbasis ICT adalah segala bentuk media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk menyampaikan materi, memfasilitasi interaksi, serta mendukung proses belajar mengajar secara lebih efektif dan interaktif.

    Tiga komponennya meliputi:

    * Perangkat keras (hardware): seperti laptop, komputer, proyektor, dan smartphone sebagai alat fisik.
    * Perangkat lunak (software): seperti aplikasi pembelajaran, LMS (Google Classroom, Canva, dll).
    * Jaringan (network): yaitu internet atau koneksi digital yang memungkinkan akses informasi dan komunikasi.

    2. Mengapa media ICT dapat menggeser teacher-centered ke learner-centered
    Media ICT memungkinkan siswa menjadi lebih aktif dalam pembelajaran karena mereka dapat mencari informasi sendiri, belajar secara mandiri, serta berinteraksi dengan berbagai sumber belajar. Guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber pengetahuan, melainkan fasilitator. Hal ini mendorong pembelajaran yang berpusat pada siswa (learner-centered), sesuai dengan pendekatan konstruktivisme.

    3. Contoh penggunaan ICT dalam pembelajaran sastra dan manfaatnya
    Contohnya, siswa diminta membuat interpretasi puisi dalam bentuk video atau infografis menggunakan aplikasi seperti Canva, lalu dipresentasikan secara digital.

    Manfaatnya:

    * Meningkatkan kreativitas siswa
    * Melatih kemampuan berpikir kritis dalam menafsirkan karya sastra
    * Mengembangkan keterampilan komunikasi digital
    * Membuat pembelajaran lebih menarik dan interaktif

    4. Apa yang dimaksud digital divide dan pengaruhnya dalam pendidikan
    Digital divide adalah kesenjangan dalam akses, penggunaan, dan pemahaman teknologi antara individu atau kelompok.

    Pengaruhnya dalam pendidikan:

    * Ketimpangan akses pembelajaran digital
    * Siswa dengan fasilitas terbatas menjadi tertinggal
    * Kualitas pendidikan menjadi tidak merata

    5. Cara agar ICT tidak hanya menjadi tren tetapi efektif
    Agar ICT benar-benar efektif, perlu:

    * Disesuaikan dengan tujuan pembelajaran, bukan sekadar ikut tren
    * Guru memiliki literasi digital yang baik
    * Menggunakan metode yang mendorong keaktifan siswa
    * Evaluasi penggunaan ICT secara berkelanjutan
    * Mempertimbangkan kondisi dan akses siswa

  23. Avatar Chella Meivhera
    Chella Meivhera

    1. Definisi ICT
    ‎ICT merupakan singkatan dari Information, communication, and technology yang dikenal sebagai media pembelajaran modern abad ini.
    ‎Komponen ICT:
    ‎a. Informasi (data atau konten)
    ‎b. Komunikasi (pertukaran pesan)
    ‎c. Teknologi (sistem)
    2. Media ICT dapat menggeser pembelajaran dari teacher-centered (berpusat pada guru) ke learner-centered (berpusat pada siswa) karena teknologi memberi kesempatan kepada siswa untuk lebih aktif, mandiri, dan terlibat langsung dalam proses belajar. Guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber informasi, tetapi berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa dalam mencari dan mengolah informasi.
    3. Salah satu contoh penggunaan ICT dalam pembelajaran sastra adalah penggunaan aplikasi digital seperti Wattpad untuk membaca dan menulis karya sastra. Guru dapat meminta siswa membaca cerpen atau novel digital, kemudian mendiskusikannya secara daring atau membuat karya sastra mereka sendiri di platform tersebut.
    4. Digital divide merupakan kesenjangan akses internet yang tidak merata atau menyebar dalam fungsi pembelajaran. Karena adanya faktor fasilitas sarana dan prasarana digitalisasi yang tidak merata. Misalkan, sekolah di area perkotaan mendapat kelebihan bantuan fasilitas dikarenakan jarak yang lebih dekat dalam jalur distribusi. Ini bisa membawa dampak ketimpangan sosial terhadap sekolah yang berada di daerah terpencil. Sebab, sekolah dengan jarak jauh atau tidak dapat diakses internet, akan membuat sekolah mengalami kendala dalma penggunaan multi media ajar berbasis teknologi.
    5. Menurut saya supaya penggunaan ICT dalam pembelajaran tidak hanya menjadi tren, tetapi benar-benar efektif, guru harus menggunakan teknologi sesuai dengan tujuan pembelajaran, bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman.
    Guru perlu memilih media yang tepat, melatih keterampilan digital siswa, serta memastikan teknologi membantu pemahaman materi. Selain itu, perlu adanya dukungan fasilitas yang memadai dan evaluasi penggunaan ICT agar pembelajaran tetap bermakna, efisien, dan berpusat pada kebutuhan siswa.

  24. Avatar Chella Meivhera
    Chella Meivhera

    1. Definisi ICT
    ‎ICT merupakan singkatan dari Information, communication, and technology yang dikenal sebagai media pembelajaran modern abad ini.
    ‎Komponen ICT:
    ‎a. Informasi (data atau konten)
    ‎b. Komunikasi (pertukaran pesan)
    ‎c. Teknologi (sistem)
    2. Media ICT dapat menggeser pembelajaran dari teacher-centered (berpusat pada guru) ke learner-centered (berpusat pada siswa) karena teknologi memberi kesempatan kepada siswa untuk lebih aktif, mandiri, dan terlibat langsung dalam proses belajar. Guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber informasi, tetapi berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa dalam mencari dan mengolah informasi.
    3. Salah satu contoh penggunaan ICT dalam pembelajaran sastra adalah penggunaan aplikasi digital seperti Wattpad untuk membaca dan menulis karya sastra.
    4. Digital divide merupakan kesenjangan akses internet yang tidak merata atau menyebar dalam fungsi pembelajaran. Karena adanya faktor fasilitas sarana dan prasarana digitalisasi yang tidak merata. Misalkan, sekolah di area perkotaan mendapat kelebihan bantuan fasilitas dikarenakan jarak yang lebih dekat dalam jalur distribusi. Ini bisa membawa dampak ketimpangan sosial terhadap sekolah yang berada di daerah terpencil.
    5. Menurut saya supaya penggunaan ICT dalam pembelajaran tidak hanya menjadi tren, tetapi benar-benar efektif, guru harus menggunakan teknologi sesuai dengan tujuan pembelajaran, bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman.
    Guru perlu memilih media yang tepat, melatih keterampilan digital siswa, serta memastikan teknologi membantu pemahaman materi. Selain itu, perlu adanya dukungan fasilitas yang memadai dan evaluasi penggunaan ICT agar pembelajaran tetap bermakna, efisien, dan berpusat pada kebutuhan siswa.

  25. Avatar Chella Meivhera
    Chella Meivhera

    1. ICT merupakan singkatan dari Information, communication, and technology yang dikenal sebagai media pembelajaran modern abad ini.
    ‎Komponen ICT:
    ‎a. Informasi (data atau konten)
    ‎b. Komunikasi (pertukaran pesan)
    ‎c. Teknologi (sistem)
    2. Media ICT dapat menggeser pembelajaran dari teacher-centered (berpusat pada guru) ke learner-centered (berpusat pada siswa) karena teknologi memberi kesempatan kepada siswa untuk lebih aktif, mandiri, dan terlibat langsung dalam proses belajar. Guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber informasi, tetapi berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa dalam mencari dan mengolah informasi.
    3. Salah satu contoh penggunaan ICT dalam pembelajaran sastra adalah penggunaan aplikasi digital seperti Wattpad untuk membaca dan menulis karya sastra.
    4. Digital divide merupakan kesenjangan akses internet yang tidak merata atau menyebar dalam fungsi pembelajaran. Karena adanya faktor fasilitas sarana dan prasarana digitalisasi yang tidak merata. Misalkan, sekolah di area perkotaan mendapat kelebihan bantuan fasilitas dikarenakan jarak yang lebih dekat dalam jalur distribusi. Ini bisa membawa dampak ketimpangan sosial terhadap sekolah yang berada di daerah terpencil.
    5. Menurut saya supaya penggunaan ICT dalam pembelajaran tidak hanya menjadi tren, tetapi benar-benar efektif, guru harus menggunakan teknologi sesuai dengan tujuan pembelajaran, bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman.
    Guru perlu memilih media yang tepat, melatih keterampilan digital siswa, serta memastikan teknologi membantu pemahaman materi. Selain itu, perlu adanya dukungan fasilitas yang memadai dan evaluasi penggunaan ICT agar pembelajaran tetap bermakna, efisien, dan berpusat pada kebutuhan siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *