


[Sumber gambar: AI] Penulis: Heri Isnaini Perkembangan teknologi digital telah mengubah wajah pendidikan secara mendasar. Jika dahulu ruang kelas identik dengan papan tulis dan buku cetak, kini proses belajar berlangsung dalam ekosistem yang jauh lebih luas, yaitu dengan video interaktif, modul digital, kuis daring, hingga pertemuan virtual. Dalam konteks ini, mahasiswa PGSD (Pendidikan Guru Sekolah […]
![Jenis-Jenis Kata dan Perubahannya [dalam Bahasa Indonesia]](https://literatura.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2023-05-20-at-12.03.05-1536x1086-4.jpg)
[Sumber gambar: google.com] Penulis: Heri Isnaini Bahasa Indonesia memiliki sistem pembentukan kata yang sistematis dan produktif. Pemahaman tentang kata, morfem, afiksasi, reduplikasi, dan komposisi sangat penting, baik dalam kajian linguistik maupun dalam praktik berbahasa akademik. Artikel ini membahas secara komprehensif konsep kata dan proses pembentukannya berdasarkan teori linguistik yang mapan. Pengertian Kata dalam Linguistik Kata […]

[Sumber gambar: Dokumentasi penulis] Penulis: Heri Isnaini Ada cara menonton film aksi dengan sekadar menikmati ledakan adrenalin. Ada pula cara menonton film dengan mencoba membacanya, yakni melihat setiap gerak sebagai tanda, setiap luka sebagai jejak, dan setiap pedang sebagai bahasa. Blades of the Guardians (2026) termasuk film yang layak dibaca dengan cara kedua. Disutradarai oleh […]

[Sumber gambar: instagram.com/bladesoftheguardians_movie] Penulis: Heri Isnaini Ada film yang ingin kita pahami. Ada pula film yang ingin kita rasakan. Blades of the Guardians (2026) termasuk golongan kedua. Ia tidak meminta kita menelisik dialog panjang atau konflik psikologis yang berlapis, tetapi mengajak kita menyelami denting pedang, desir angin gurun, dan tubuh-tubuh yang bergerak dalam koreografi yang […]

[Sumber gambar: https://www.piramida.id/] Penulis: Heri Isnaini Apa Itu Kritik Sastra? Kritik sastra adalah kegiatan ilmiah dan intelektual untuk membaca, menafsirkan, menganalisis, serta mengevaluasi karya sastra secara sistematis menggunakan pendekatan teori tertentu. Kritik tidak berhenti pada penilaian subjektif seperti “bagus” atau “tidak bagus”, melainkan menyusun argumen berbasis teks, konteks, dan metodologi yang jelas. Secara historis, tradisi […]

[Sumber gambar: Freepik/Kredit Foto] Penulis: Heri Isnaini Apa Itu Ragam dan Laras Bahasa? Dalam praktik komunikasi sehari-hari, kita sebenarnya terus-menerus mengubah cara berbahasa. Ketika berbicara dengan atasan, gaya kita berbeda dibanding saat mengobrol dengan teman dekat. Ketika menulis laporan ilmiah, pilihan kata kita tentu tidak sama dengan saat membuat status media sosial. Fenomena ini dalam […]

[Sumber gaambar: https://javanologi.uns.ac.id/] Penulis: Abdul Wahid Cerita Dewa Ruci dibuat oleh Sunan Kalijaga dan disisipkan dalam kisah Mahabharata. Dalam versi India tidak ditemukan cerita Dewa Ruci ini. Inilah kehebatan para wali jaman dulu dalam berdakwah. Dengan cara yang cerdas memasukkan nilai kebenaran melalui media tradisi masyarakat yang ada ketika itu. Orang-orang ketika itu tidak merasa […]

[Sumber gambar: Journal of Islamic History and Cultural Research: Oosthaven] Penulis: Heri Isnaini Science and knowledge are two words that are commonly juxtaposed as well as compared. Both are intertwined in the tension of attraction on clusters of meaning, both denotative and connotative. Sometimes, science and knowledge are like two different but complementary sides of […]

[Sumber gambar: Journal of Language, Literature, and Arts] Penulis: Heri Isnaini Kajian terhadap puisi-puisi Sapardi Djoko Damono selama ini umumnya menempatkannya dalam kerangka lirisisme, kesederhanaan bahasa, dan refleksi humanistik, sementara dimensi filsafat lokal sebagai basis pembentukan kesadaran eksistensial belum banyak dikaji secara mendalam. Artikel ini bertujuan mengungkap representasi konsep sangkan paraning dumadi sebagai filsafat kehidupan […]

[Sumber Gambar: Pedagogia Humaniora] Penulis: Heri Isnaini Artikel ini mengkaji puisi “Percakapan Rahasia” karya Remy Sylado dengan menggunakan pendekatan semiotika Barthesian untuk menelusuri konstruksi makna “lapar” sebagai tanda dan mitos spiritualitas modern. Analisis difokuskan pada relasi penanda–petanda serta pembentukan mitos yang merepresentasikan krisis hasrat, banalitas dosa, dan ambiguitas religius dalam kehidupan manusia modern. Hasil kajian […]