


[Sumber gambar: https://man1acehbesar.sch.id/] Penulis: Disya Dwi Afrilia Bayangkan sebuah rumah megah yang dibangun di atas tanah berlumpur tanpa fondasi yang kuat. Saat badai datang, rumah itu mudah retak, miring, bahkan runtuh. Begitu pula pendidikan anak-anak kita. Di era modern, kita sering terpukau oleh tuntutan agar anak cepat mahir teknologi, coding, atau bahasa asing. Itu penting, […]

[Sumber gambar: canva/guruinovatif] Penulis: Nasywa Hanifatul Kamilah Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk cara masyarakat memperoleh informasi, berinteraksi, bekerja, dan belajar. Revolusi digital yang ditandai oleh hadirnya internet, komputasi awan (cloud computing), kecerdasan buatan (artificial intelligence), media sosial, serta berbagai platform pembelajaran digital telah melahirkan apa yang […]

[Sumber gambar: Freepik] Penulis: Salwa Nur Fadillah Pendidikan merupakan instrumen paling fundamental dalam pembangunan suatu bangsa. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kemajuan ekonomi, stabilitas sosial, dan daya saing suatu negara sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Teori Human Capital yang dikemukakan oleh Theodore W. Schultz (1961) dan kemudian dikembangkan oleh Gary Becker (1964) menjelaskan bahwa […]

[Sumber gambar: google.com] Penulis: Febri Herdian Krisis lingkungan bukan lagi persoalan yang hanya dibicarakan dalam forum ilmiah atau konferensi internasional. Dampaknya kini hadir di sekitar kehidupan kita sehari-hari. Cuaca yang semakin sulit diprediksi, banjir yang datang lebih sering, kekeringan berkepanjangan, pencemaran sungai, penumpukan sampah plastik, hingga menurunnya kualitas udara merupakan tanda bahwa bumi sedang menghadapi […]

[Sumber gambar: Pinterest] Penulis: Euis Nurhayati Tren penggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menggantikan Pekerjaan Rumah (PR) tradisional mulai merambah sekolah-sekolah di Indonesia. Di satu sisi meringankan beban, di sisi lain memicu kekhawatiran runtuhnya daya kritis siswa. Pekerjaan rumah (PR) selama puluhan tahun menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan siswa. Tujuan utamanya sederhana: memperkuat pemahaman […]

[Sumber gambar: Dokumentasi penulis] Penulis: Sifa Wulansari Kertas Lusuh di Laci Guru Bel pulang baru saja berbunyi, seketika kelas mulai sepi. Anak-anak berhamburan keluar sambil tertawa riang. Namun, Bu Melati masih sibuk merapikan buku di meja guru. “Siti, tolong ambilkan spidol hitam di laci meja Ibu” katanya. Siti berjalan mendekat lalu membuka laci perlahan. Di […]

[Sumber gambar: Dokumentasi penulis] Penulis: Niken Alifa Alfian Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Anak-anak sekolah dasar yang dahulu hanya belajar melalui buku dan penjelasan guru, kini dapat belajar melalui video, animasi, dan aplikasi digital. Kehadiran teknologi membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan sesuai dengan karakteristik generasi digital yang akrab […]

[Sumbe gambar: Dokumentasi penulis] Penulis: Nida Triwidya Raport Merah: Ketika Nilai Bukan Segalanya, tetapi Terasa Seperti Segalanya (Esai Reflektif tentang Dunia Anak SD dan Tekanan yang Tak Kasat Mata) Setiap bulan Juni dan Desember, ada satu amplop cokelat yang mampu mengubah suasana rumah dalam hitungan detik. Bukan surat tagihan. Bukan undangan. Bukan kabar duka. Hanya […]

[Sumber gambar: Dokumentasi penulis] Penulis: Geli Febiani Ketika Cerita Bertemu Bumi: Mengapa Topik Ini Begitu Penting Bayangkan seorang anak kelas tiga sekolah dasar duduk melingkar bersama teman-temannya, mendengarkan guru membacakan sebuah buku bergambar penuh warna. Di dalam cerita itu, ada seorang anak desa yang belajar dari neneknya tentang cara menjaga mata air agar tidak tercemar, […]

[Sumber gambar: Dokumentasi penulis] Penulis: Annisa Nursyahbani Pendidikan sering kali dipahami sebagai proses mentransfer pengetahuan dari guru kepada peserta didik. Akibatnya, keberhasilan belajar masih banyak diukur melalui angka-angka dalam rapor, nilai ujian, atau capaian akademik lainnya. Padahal, hakikat pendidikan jauh lebih luas daripada sekadar meningkatkan kemampuan kognitif. Pendidikan adalah proses memanusiakan manusia, yaitu membantu peserta […]