
[Sumber belajar: AI]
Penulis: Tizzar Dhimaz Caprio
Aku tidak membawa senjata
Hanya sebuah spidol dan genggaman harapan.
Setiap garis yang kutulis dipapan tulis
Merupakan pertempuran kecil untuk melawan keputusan
Bela Negara tidak selalu berarti perang
Tetapi menyalakan sebuah cahaya saat dunia ingin padam
Kuceritakan mengenai merah putih
Bukan hanya sekedar dua warna
Tetapi mengenai darah dan tulang
Yang menjelma didalam kejujuran, kerja keras dan kasih.
Anak-anak yang berada di depanku
Mereka bukan hanya sekedar murid
Tetapi mereka adalah masa depan negeri ini
Yang sedang kutanam di tanah ilmu
Setiap kali mereka tersenyum memahami pelajaran
Indonesia baru saja bertahan satu hari lagi
Selama aku masih berdiri disini
Diantara papan tulis dan cita-cita
Aku akan terus membela negeri dengan ilmu
Dengan cinta, dengan hato seorang guru.












Tinggalkan Balasan