Literatura Nusantara

Membumikan Sastra Melangitkan Kata

Tanah Air di Dalam Kelas

[Sumber belajar: AI]

Penulis: Tizzar Dhimaz Caprio

Aku tidak membawa senjata
Hanya sebuah spidol dan genggaman harapan.
Setiap garis yang kutulis dipapan tulis
Merupakan pertempuran kecil untuk melawan keputusan

Bela Negara tidak selalu berarti perang
Tetapi menyalakan sebuah cahaya saat dunia ingin padam

Kuceritakan mengenai merah putih
Bukan hanya sekedar dua warna
Tetapi mengenai darah dan tulang
Yang menjelma didalam kejujuran, kerja keras dan kasih.

Anak-anak yang berada di depanku
Mereka bukan hanya sekedar murid
Tetapi mereka adalah masa depan negeri ini
Yang sedang kutanam di tanah ilmu

Setiap kali mereka tersenyum memahami pelajaran
Indonesia baru saja bertahan satu hari lagi

Selama aku masih berdiri disini

Diantara papan tulis dan cita-cita
Aku akan terus membela negeri dengan ilmu
Dengan cinta, dengan hato seorang guru.


Eksplorasi konten lain dari Literatura Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Categories:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *