Literatura Nusantara

Membumikan Sastra Melangitkan Kata

Tanah Air dalam Setiap Langkah

[Sumber gambar: https://rumahanakbisa.org/]

Penulis: Riska Analda

Tanah Air dalam Setiap Langkah
Tanah air bukan sekadar peta di dinding,
ia hidup di dada setiap orang yang mencintai pagi.
Dalam tawa anak sekolah, dalam doa ibu di beranda,
Indonesia berdenyut — pelan, tapi pasti.

Bela negara bukan hanya barisan pasukan,
tetapi langkah kecil yang jujur dan tulus.
Saat petani menanam padi di sawah,
ia menegakkan kedaulatan dari lumpur yang suci.

Bela negara bukan hanya tentang perang,
melainkan tentang damai yang dijaga bersama.
Ketika guru menyalakan cahaya di ruang kelas,
ia sedang menyalakan masa depan bangsa.

Bela negara adalah kasih tanpa pamrih,
terucap dalam kerja, tertanam dalam hati.
Ketika perawat menggenggam tangan yang lemah,
ia sedang menjaga hidup — menjaga negeri.

Kita semua penjaga yang tak berseragam,
penyala api kecil di tengah gelap zaman.
Karena cinta pada tanah air
bukan teriak keras di mimbar,
tapi langkah sederhana yang tak pernah lelah.

Eksplorasi konten lain dari Literatura Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Categories:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *