
[Sumber gambar: Buku Taman Sastra karya Heri Isnaini]
Penulis: Literatura Nusantara
Esai-esai dalam buku ini bukanlah upaya untuk menggurui, apalagi menghakimi perkembangan sastra Indonesia. Sebaliknya, ia adalah undangan untuk berjalan bersama, menengok kembali khazanah sastra kita, memahami akar-akar tradisi, menimbang ulang pemikiran para tokoh, dan sesekali memandang ke masa depan dengan harapan yang jernih. Di antara halaman-halaman ini, pembaca akan menemukan perbincangan tentang mantra, tasawuf, budaya populer, film horor, polemik kebudayaan, tokoh-tokoh besar, hingga catatan-catatan kecil yang lahir dari percakapan sehari-hari dengan dunia literasi.
Saya percaya bahwa sastra bukan sekadar karya, tetapi juga ruang percakapan yang mempersatukan kita sebagai manusia. Ia hidup dari ingatan, pengalaman, tradisi, sekaligus dari keinginan kita untuk memahami diri sendiri. Karena itu, Taman Sastra saya hadirkan sebagai sebentuk taman kecil tempat pembaca dapat singgah, bersandar, dan memetik gagasan-gagasan yang mungkin berguna untuk perjalanan intelektual maupun batiniah.













Tinggalkan Balasan