Literatura Nusantara

Membumikan Sastra Melangitkan Kata

Semarak Sastra di “Binar Ilmu Boarding School”: Merawat Bahasa, Menyemai Tradisi

[Sumber gambar: Dokumentasi Binar Ilmu]

Penulis: Literatura Nusantara

Bandung — Suasana Binar Ilmu Boarding School pada Kamis, 13 November 2025, dipenuhi semangat dan antusiasme ratusan pelajar jenjang SMP dan SMA dari berbagai sekolah di sekitar Bandung. Mereka hadir untuk mengikuti acara bertema “Semarakkan Apresiasi Seni Tradisi dan Ragam Aksara.” Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat apresiasi terhadap bahasa dan sastra Indonesia melalui perpaduan nilai tradisi, budaya, dan ekspresi kreatif.

Acara ini menghadirkan dua narasumber inspiratif: Dr. Herawati, S.S., M.A. (Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat) dan Dr. Heri Isnaini, M.Hum. (Dosen Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Siliwangi).

Dalam pemaparannya, Dr. Herawati menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlangsungan bahasa. Ia menjelaskan bahwa penguasaan bahasa Indonesia harus disertai dengan kepedulian terhadap bahasa daerah, karena bahasa daerah merupakan akar identitas budaya bangsa. Di sisi lain, ia juga menegaskan pentingnya menguasai bahasa asing sebagai sarana beradaptasi di dunia global.
“Pelajar masa kini perlu memiliki tiga kesetiaan: setia pada bahasa Indonesia, cinta pada bahasa daerah, dan terbuka terhadap bahasa asing,” ujarnya di tengah tepuk tangan peserta.

Sementara itu, Dr. Heri Isnaini mengajak para peserta menyelami keindahan puisi lama sebagai warisan sastra yang kaya makna. Melalui contoh gurindam, pantun, dan syair, ia menunjukkan bagaimana karya sastra klasik tidak sekadar permainan kata, tetapi juga sarana pendidikan moral dan refleksi kehidupan.
“Dalam puisi lama, terkandung filosofi dan nilai-nilai luhur bangsa. Jika kita memahami maknanya, kita sesungguhnya sedang mempelajari jati diri kita sendiri,” tutur Heri dengan penuh penghayatan.

Setelah penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif. Para peserta dengan antusias mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari cara melestarikan bahasa daerah di lingkungan sekolah hingga tips menulis puisi dengan gaya klasik yang tetap relevan di era modern. Kedua narasumber menanggapi setiap pertanyaan dengan hangat dan mendalam, menjadikan suasana diskusi terasa hidup dan edukatif.

Acara juga dimeriahkan oleh penampilan seni tradisional yang menambah semarak suasana. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang pembelajaran, tetapi juga wadah apresiasi bagi pelajar untuk mengenal lebih dekat kekayaan sastra dan budaya bangsa.

Ketua Yayasan “Binar Ilmu Boarding School”, Dr. Dadang, M.Pd. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap momentum ini menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap sastra dan bahasa Indonesia. “Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa bahasa dan sastra bukan sekadar pelajaran di kelas, melainkan ruang pembentukan karakter dan jembatan kebudayaan,” ujarnya.

Seluruh peserta memperoleh e-sertifikat, wawasan baru, serta pengalaman berharga dalam mengenal seni tradisi dan sastra Indonesia. Acara ini sekaligus menegaskan komitmen Binar Ilmu Boarding School untuk menjadi pusat pembinaan literasi yang menghargai keberagaman bahasa dan budaya bangsa.


Eksplorasi konten lain dari Literatura Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Categories:

2 tanggapan untuk “Semarak Sastra di “Binar Ilmu Boarding School”: Merawat Bahasa, Menyemai Tradisi”

  1. Avatar
    Anonim

    Keren acaranya, banyak banget Insight baru yang menarik dan bisa didapatkan🙌🏻 salam literasi👆🏻

    1. Avatar
      Anonim

      mantap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *