
Santi, lahir di Bandung pada 15 November 2007. Ia merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Santi memiliki pengalaman yang unik, selama 18 tahun hidupnya, Santi belum pernah mendengar ayahnya memanggilnya dengan sebutan nama. Ayahnya selalu memanggilnya dengan sebutan “bungsu”, tanpa pernah melontarkan kata “Santi”.
Pengalaman ini membentuk cara Santi memandang perhatian dan pengakuan pada setiap orang. Ia dikenal sebagai pribadi yang keras kepala, tetapi sifat ini justru membuatnya gigih dan pantang menyerah dalam mencapai tujuan. Santi memiliki cita-cita menjadi seorang guru yang selalu digemari anak-anak. Ia ingin menciptakan kelas yang menyenangkan, kreatif, dan interaktif, di mana anak-anak bisa belajar sambil tertawa dan merasa dihargai. Sebagai guru Gen Z, Santi berharap dapat memanfaatkan teknologi, media kreatif, dan metode pembelajaran yang relevan dengan kehidupan anak-anak masa kini, sehingga belajar tidak membosankan dan setiap siswa termotivasi untuk berkembang. Ia ingin menjadi guru yang dekat dengan siswanya, inspiratif, dan selalu membuat belajar menjadi pengalaman yang seru dan bermakna.













Tinggalkan Balasan