
Rizky Alfajri Syabany sedang menapaki semester tujuh di Program Studi Bimbingan dan Konseling. Di sela kesibukan kuliah, ia aktif di berbagai komunitas di Kota Bandung — ruang yang menjadi tempatnya bertemu banyak orang, berbagi gagasan, dan tumbuh bersama. Belakangan, Rizky mulai lebih fokus menekuni dunia industri kreatif. Ia percaya bahwa
kreativitas bukan sekadar ekspresi diri, tapi juga jembatan untuk memahami orang lain dan membangun makna dari setiap pengalaman. Bagi Rizky, perjalanan kuliah bukan hanya tentang menyelesaikan tugas dan skripsi, melainkan juga tentang mengenal diri sendiri. Ia belajar bahwa bimbingan dan konseling tak hanya bisa dilakukan di ruang kelas, tapi juga melalui karya, pertemuan, dan komunitas yang menghidupkan semangat manusia untuk terus berkembang.













Tinggalkan Balasan