Literatura Nusantara

Membumikan Sastra Melangitkan Kata

Resensi Layar Terkembang karya Sutan Takdir Alisjahbana

[Sumber gambar: Dokumentasi penulis]

Penulis: Lilis Nuraeni

Judul                            : Layar Terkembang

Pengarang                   : Sutan Takdir Alisjahbana

Penerbit                       : PT. Balai Pustaka (Persero)

Tahun Terbit                : 1937

Jumlah Halaman         : 201 Halaman

Genre                          : Roman

ISBN                           : 978-979-407-065-9

  • Sinopsis

Novel Layar Terkembang mengisahkan sosok dua kakak beradik, Tuti dan Maria, anak dari Raden Wiriaatmaja mantan Wedana daerah Banten yang ditinggal ibunya. Meskipun mereka adik-kakak, mereka memiliki watak yang sangat berbeda. Tuti bukan seorang yang mudah kagum, yang mudah heran melihat sesuatu tegap, kukuh pendiriannya, dan aktif dalam organisasi-organisasi wanita. Sementara Maria adalah seseorang yang mudah kagum, yang mudah memuja dan memuji, gadis yang periang, dan lincah.

Pada hari Minggu Tuti dan Maria pergi ke akuarium di pasar ikan. Di tempat itu mereka bertemu dengan seorang pemuda bernama Yusuf, seorang mahasiswa sekolah tinggi kedokteran. Sejak pertemuan itu Yusuf jatuh cinta kepada Maria dan mulai sering menjemput serta berkunjung ke rumahnya. Hubungan mereka tampak bukan lagi hubungan persahabatan biasa. Tuti disibukkan oleh kegiatan-kegiatan dalam kongres Putri Sedar dan berpidato tentang emansipasi wanita. Setelah Yusuf pulang ke Martapura, ia dan Maria saling berkirim surat. Kerinduan membuat Yusuf kembali ke Jakarta dan Bandung. Di air terjun Dago, Yusuf menyatakan cintanya kepada Maria. Sejak itu, kelakuan Maria berubah dan sering melamun. Tuti menasihati Maria agar jangan sampai diperbudak oleh cinta, namun nasihat tersebut memicu pertengkaran hebat di antara mereka. Tuti pun merasa sendiri dan sepi.

Ketika Maria terserang malaria dan TBC, Tuti kembali merawatnya dengan sabar. Sementara itu, Supomo menyatakan cintanya kepada Tuti, tetapi ditolak. Keadaan Maria semakin parah hingga dirawat di rumah sakit khusus TBC di Pacet, Sindanglaya. Namun kondisinya terus melemah. Hubungan Yusuf dan Tuti semakin akrab. Sebelum meninggal, Maria berpesan agar Tuti dan Yusuf hidup rukun dan berkasih-kasihan. Setelah beberapa lama kemudian, sesuai pesan terakhir Maria, Yusuf dan Tuti menikah dan bahagia selama lamanya.

  • Kelebihan

Menurut saya novel ini memiliki kelebihan di dalamnya yaitu:

  1. Alur yang ditulis runtut, mulai dari pengenalan, klimaks, antiklimaks, hingga penyelesaian.
    1. Cerita yang disuguhkan kepada pembaca cukup menarik.
    1. Bahasa yang digunakan mengandung kata-kata bermakna.
    1. Novel ini mengandung nilai estetika dan pesan moral yang mendidik.
  • Kekurangan

Menurut pendapat saya novel ini terdapat kekurangan juga di dalamnya yaitu terletak pada pemilihan cover yang kurang menarik, pemilihan warna sampul pada bukunya yang tidak bervariasi. Bahasa yang digunakan dalam novel ini yaitu bahasa Melayu membuat para pembaca sulit untuk memahaminya. Pemilihan kata-kata di dalamnya tidak efektif sehingga terdapat kalimat ambigu yang menimbulkan salah pengertian pembacanya. Pemakaian bahasa yang tidak inovatif dalam dialog antar tokoh, membuat para pembaca tidak tertarik untuk melanjutkan ceritanya hingga akhir.

  • Simpulan

Dari pembahasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa novel Layar Terkembang merupakan novel yang menceritakan kehidupan perempuan dengan pandangan dan sikap yang berbeda. Cerita disajikan dengan alur yang runtut sehingga mudah dipahami dan menarik untuk dibaca. Selain itu, novel ini juga mengandung pesan moral yang dapat memberikan pembelajaran bagi pembaca. Namun, penggunaan bahasa Melayu serta pemilihan kata yang kurang efektif menjadi kelemahan karena membuat sebagian pembaca kesulitan memahami isi cerita. Meskipun memiliki beberapa kekurangan, novel Layar Terkembang tetap layak dibaca karena memiliki nilai moral dan pesan kehidupan yang bermanfaat.


Eksplorasi konten lain dari Literatura Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Categories:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *