Literatura Nusantara

Membumikan Sastra Melangitkan Kata

Ragam dan Laras Bahasa: Pengertian, Perbedaan, Contoh Nyata, dan Uji Pemahaman

[Sumber gambar: Freepik/Kredit Foto]

Penulis: Heri Isnaini

Apa Itu Ragam dan Laras Bahasa?

Dalam praktik komunikasi sehari-hari, kita sebenarnya terus-menerus mengubah cara berbahasa. Ketika berbicara dengan atasan, gaya kita berbeda dibanding saat mengobrol dengan teman dekat. Ketika menulis laporan ilmiah, pilihan kata kita tentu tidak sama dengan saat membuat status media sosial.

Fenomena ini dalam kajian linguistik dikenal sebagai ragam bahasa dan laras bahasa.

Secara sederhana:

  • Ragam bahasa berkaitan dengan situasi dan tingkat keformalan.
  • Laras bahasa berkaitan dengan bidang, tujuan, dan fungsi komunikasi.

Konsep variasi bahasa ini banyak dikaji dalam sosiolinguistik, termasuk oleh William Labov yang meneliti perubahan gaya tutur berdasarkan konteks sosial, serta M.A.K. Halliday yang menjelaskan konsep register dalam linguistik fungsional.


Pengertian Ragam Bahasa

Ragam bahasa adalah variasi bahasa yang digunakan berdasarkan situasi, hubungan sosial, dan tingkat formalitas.

Jenis-Jenis Ragam Bahasa

1. Ragam Resmi (Formal)

Digunakan dalam situasi akademik, pidato, atau surat dinas.

Contoh:

“Mohon izin, Bapak. Saya ingin mengajukan revisi proposal penelitian.”

Ciri-ciri:

  • Menggunakan bahasa baku
  • Struktur kalimat lengkap
  • Ada unsur penghormatan

2. Ragam Usaha (Konsultatif)

Dipakai dalam diskusi kerja atau rapat.

Contoh:

“Baik, mungkin timeline proyek ini bisa kita sesuaikan lagi agar lebih realistis.”

Ciri-ciri:

  • Semi-formal
  • Kooperatif
  • Tidak terlalu kaku

3. Ragam Santai (Casual)

Digunakan dalam percakapan dengan teman sebaya.

Contoh:

“Eh, nanti jadi nggak? Aku udah di kampus, nih.”

Ciri-ciri:

  • Banyak pemendekan kata
  • Struktur fleksibel
  • Intonasi dominan

4. Ragam Akrab (Intimate)

Digunakan dalam hubungan sangat dekat, seperti keluarga.

Contoh:

“Udah makan? Jangan telat tidur, ya.”

Ciri-ciri:

  • Singkat
  • Emosional
  • Kadang tanpa struktur lengkap

Pengertian Laras Bahasa

Jika ragam berbicara tentang situasi, maka laras bahasa berkaitan dengan bidang dan tujuan komunikasi.

Laras menunjukkan jenis bahasa yang digunakan dalam bidang tertentu, seperti pendidikan, hukum, jurnalistik, atau sastra.

Jenis-Jenis Laras Bahasa

1. Laras Ilmiah

Digunakan dalam dunia akademik.

Contoh:

“Variasi bahasa dipengaruhi oleh faktor sosial seperti usia, kelas, dan konteks interaksi.”

Ciri-ciri:

  • Menggunakan istilah teknis
  • Objektif
  • Argumentatif

2. Laras Jurnalistik

Digunakan dalam pemberitaan media.

Contoh:

“Hujan deras yang mengguyur Bandung sejak sore menyebabkan kemacetan di sejumlah titik.”

Ciri-ciri:

  • Faktual
  • Ringkas
  • Informatif

3. Laras Hukum

Digunakan dalam dokumen legal.

Contoh:

“Pihak pertama berhak melakukan evaluasi kinerja sesuai ketentuan yang berlaku.”

Ciri-ciri:

  • Presisi tinggi
  • Menghindari ambiguitas
  • Struktur kompleks

4. Laras Sastra

Digunakan dalam karya kreatif.

Contoh:

“Hujan sore ini seperti menyimpan rahasia yang tak ingin selesai.”

Ciri-ciri:

  • Konotatif
  • Imajinatif
  • Estetis

Perbedaan Ragam dan Laras Bahasa

AspekRagam BahasaLaras Bahasa
FokusSituasi & keformalanBidang & tujuan
ContohFormal, santai, akrabIlmiah, hukum, sastra
FungsiMenyesuaikan relasi sosialMenyesuaikan konteks keilmuan

Singkatnya:

  • Ragam = bagaimana cara menyampaikan.
  • Laras = untuk tujuan dan bidang apa bahasa digunakan.

Contoh Kombinasi Ragam dan Laras dalam Kehidupan Nyata

Dalam praktik sehari-hari, keduanya sering bercampur.

1. Laras Ilmiah + Ragam Santai

Seorang dosen menjelaskan teori:

“Jadi gini ya, kalau menurut teori variasi bahasa, kita sebenarnya lagi menyesuaikan diri sama situasi.”

Isi ilmiah, tetapi penyampaian santai.


2. Laras Jurnalistik + Ragam Santai

Status media sosial:

“Breaking news nih, hujan bikin macet parah dari Dago sampai Pasteur!”

Topik berita, gaya kasual.


Mengapa Penting Memahami Ragam dan Laras Bahasa?

Memahami ragam dan laras bahasa membantu kita:

  • Berkomunikasi lebih efektif
  • Menghindari kesalahpahaman
  • Menjaga etika sosial
  • Meningkatkan profesionalisme

Kesalahan memilih ragam atau laras bisa berdampak serius. Misalnya, menggunakan bahasa santai saat sidang skripsi atau terlalu formal saat berbicara dengan sahabat.

Bahasa bukan sekadar alat menyampaikan pesan, melainkan juga alat membangun relasi dan citra diri.


Simpulan

Ragam dan laras bahasa dalam komunikasi sehari-hari menunjukkan bahwa bahasa bersifat fleksibel dan kontekstual. Kita terus menyesuaikan cara berbahasa berdasarkan situasi, tujuan, dan bidang pembicaraan.

Dengan memahami perbedaan dan contoh nyata ragam serta laras bahasa, kita dapat menjadi komunikator yang lebih cerdas, adaptif, dan profesional.

Uji Pemahaman

A. Soal Pemahaman
  1. Jelaskan perbedaan ragam dan laras bahasa!
  2. Mengapa ragam bahasa dipengaruhi oleh relasi sosial?
  3. Apa dampak sosial jika seseorang salah memilih ragam bahasa?

B. Analisis Kasus

Identifikasi ragam dan laras dari kalimat berikut:

  1. “Mohon kiranya Bapak dapat mempertimbangkan kembali keputusan tersebut.”
  2. “Guys, macet banget hari ini!”
  3. “Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.”

Jelaskan alasan analisis Anda!


Eksplorasi konten lain dari Literatura Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Categories:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *