Literatura Nusantara

Membumikan Sastra Melangitkan Kata

Puisi

  • 5 Puisi Euis Rosita

    5 Puisi Euis Rosita

    [Sumber gambar: AI]Penulis: Euis RositaSiluet SunsetSunrise tertutup awan putihDesir pasir putih menembus kabut pantai Wahai sang fajar Dimanakah kau kiniSiang datang menjelangPantai tetap dalam kesunyian cahayaHanya debur ombak menjelang siang Wahai sang suryaDimanakah kau kiniSore menjelang malamHanya siluet sanset yang terlihat di ufuk senjaDengan deretan kapal nelayan bersiap mengarungi samuderaWahai lukisan senja Dimanakah kau berada(Pangandaran, […]

    Continue Reading

  • Butuh Keberanian Untuk Jatuh Cinta

    Butuh Keberanian Untuk Jatuh Cinta

    [Sumber gambar: AI] Penulis: Selina Putri Semesta pun tahuhadirmu hanya sementarakarena pada dasarnyakamu dan aku tidak bisa bersamakini biarlah aku melangkah pergimembawa sisa hati yang tak lagi utuhsebab mencintaimu yang belum selesaiadalah caraku untuk hancur paling jauh

    Continue Reading

  • Kemandirian

    Kemandirian

    [Sumber gambar: AI] Penulis: Nasywa Hanifatul Kamilah Aku si wanita mandiri ituBerjalan bak putri istanaMembawa tas berkulit eksotisKerlap-kerlip bak bintang di hamparan langit malam Tak perlu banyak yang tahu Apapun yang aku mau Dalam sekejap aku dapatkan Seperti penyihir, semua pasti bisa mendapatkannyaAku bisa pergi kemana saja Layaknya burung yang bersayap indah Terbang, bebas menjelajahi […]

    Continue Reading

  • Selama Api Masih Ada

    Selama Api Masih Ada

    [Sumber gambar: AI] Penulis: Sayma Khodijah keajaiban dan kutukan berdampinganPengembara membawa obor api di tangannyabersama syarat perjalanan selama apisebagian penghuni tanah itu memuji nyala apinyasebagian lagi mencaci bahayanyadan bodohnya api siang hariapi ini pernah menghangatkan tangan-tangan bekuapi yang sama mengundang terik matahari jadi gerutuapi ini pernahmenerangi jalan di malam butaapi yang samamemberikan lukaapi ini pernahmengusir […]

    Continue Reading

  • Kasih Sayang dan Pengorbanan Ibu

    Kasih Sayang dan Pengorbanan Ibu

    [Sumber gambar: AI] Penulis: Cica Liana IbuKau bagaikan matahari yang tak pernah terbenam,Yang selalu menyinari semangat hidupku.Di setiap suntuhan tanganmu,Ada nyawa yang kau bagikan padauku.Pagi hingga pagi,Kau tak pernah lelah mengurusku.Di setiap kata dalam doamu.Kau tak pernah melupakan namaku.Ibu…aku tak pernah tahu bagaimana lagi,Jika dirimu tak hadir di sisiku.Jika aku diberi kesempatan untuk berterima kasih,Aku […]

    Continue Reading

  • Mencintai Dalam Doa

    Mencintai Dalam Doa

    [Sumber gambar: https://duhamuslimwear.com/] Penulis: Azzahra Trihapsari  Aku mencintaimu tanpa mengentuk pintuTanpa keberanian untuk menyebut namamu keras–kerasAku jatuh cinta tanpa aba-abaTanpa rencana, tanpa keberanianAku memilih diam sebagai bahasaMenyimpan namamu di lipatan doaRasaku tumbuh dalam kesunyianSeperti akar yang bekerja dalam gelapMenguat tanpa pernah ingin terlihatAku belajar mencintaimu dari jauh Menikmati hadirmu tanpa memilikiCukup melihat senyummu utuhMeski bahagiaku […]

    Continue Reading

  • Di Antara Kata dan Waktu

    Di Antara Kata dan Waktu

    [Sumber gambar: AI] Penulis: Disya Dwi Aprilia Aku belajar dari hari-hariyang datang tanpa aba-abatentang sabar, tentang jatuhlalu berdiri lagi dengan cara sederhanaKata-kata pernah lelahtersimpan rapi di kepalatapi pelan-pelan kutulis jugameski ragu masih ikut terbawaWaktu mengajariku banyak halbahwa mimpi tak selalu keras berteriakkadang ia hanya diammenunggu kita cukup berani melangkahAku bukan siapa-siapahanya seseorang yang terus belajarmenyusun […]

    Continue Reading

  • Berantakan yang Rapi

    Berantakan yang Rapi

    [Sumber gambar: Pinterest] Penulis: Mega Metiara Jayusman Utuh, namun retakIndah, namun sekilasJika kau lebih dekat dengankuAkutak menjamin bahwa sorot mataku adalahMata yang masih tetap sama seperti sebelumnyaSebelum akhirnya kau tauAku seberantakan iniSekuat dan serapuh iniNamun bagikuAku tak pernah pasrahAku selalu berjuang dalam setiap langkahkuDan aku berteriak dalam diamkuSemua sudah tersusun rapiDidalam ruang yang gelap

    Continue Reading

  • Cahaya yang Tak Pernah Redup

    Cahaya yang Tak Pernah Redup

    [Sumber gambar: https://rri.co.id/] Penulis:  Salwa Nur Fadillah Di fajar yang teduh, sebelum mentari menyingkap cakrawalakau berjalan di lorong ilmu, membawa lilin pengetahuanmenyulam benang-benang harapan di hati anak-anakmenyirami jiwa-jiwa muda dengan kesabaran dan cintaTanganmu letih oleh waktutapi semangatmu seperti api suci yang tak pernah padamSuaramu kadang serak, memanggil nama mereka yang belum tahu dunianamun kau ajarkan […]

    Continue Reading

  • Tanah Air di Dalam Kelas

    Tanah Air di Dalam Kelas

    [Sumber belajar: AI] Penulis: Tizzar Dhimaz Caprio Aku tidak membawa senjataHanya sebuah spidol dan genggaman harapan. Setiap garis yang kutulis dipapan tulisMerupakan pertempuran kecil untuk melawan keputusanBela Negara tidak selalu berarti perangTetapi menyalakan sebuah cahaya saat dunia ingin padamKuceritakan mengenai merah putih Bukan hanya sekedar dua warna Tetapi mengenai darah dan tulangYang menjelma didalam kejujuran, […]

    Continue Reading