Literatura Nusantara

Membumikan Sastra Melangitkan Kata

Peran Pendidik dalam Upaya Bela Negara

[Sumber gambar: AI]

Penulis: M. Iqbal Maulana

Sebagai warga negara Indonesia yang cinta tanah air bela negara merupakan suatu hal kewajiban yang harus ditanamkan oleh seluruh warga Indonesia. Bela negara ini bukan berarti soal perangkat senjata yang harus kita miliki untuk menjadi kekuatan dalam beradu fisik, tetapi tentang bagaimana kita sebagai warga negara Indonesia dapat mengedepankan dan memajukan bangsa dari berbagai bidang yang ada di negara ini. Yang kita ketahui bahwa Pendidikan sangat penting dan sangat berpengaruh besar di dalam sebuah negara, Pendidikan bisa dibilang sebagai gardan paling depan untuk dapat menghasilkan generasi generasi cerdas yang sangat dibutuhkan oleh sebuah negara. Sebuah Pendidikan memiliki tujuan untuk menanamkan nilai kesadaran dalam bela negara, agar generasi muda mengetahui betapa pentingnya sebuah kesadaran untuk membela negara.

Bagian pendidik di sebuah negara memiliki kewajiban yang sangat besar untuk menyadarkan warganya bahwa seluruh warga Indonesia harus menyadari dan memiliki nilai kewargaan yang berbangsa. Nilai dan kesadaran yang harus diterapkan oleh seorang pendidik diantaranya nilai kesadaran dalam cinta tanah air, sadara akan harus berkorban demi tanah air, bergotong royong demi keselarasan tanah air, dan saling bertoleransi karena di Indonesia merupakan negara yang memiliki bermacam budaya dan suku agar dapat membangun karakter bangsa yang kuat. Pendidik dapat menerapkan kesadaran nilai kewargaan yang berbangsa ini dalam bentuk proses pembelajaran yang diwajibkan untuk warga bersekolah, dan menanamkan kesadaran ini dalam pembelajaran ekstra seperti ekstrakurikuler, mensisipkan materi kesadaran cinta tanah air dari setiap program ekstrakurikuler yang diprogramkan.

Tugas bagi pendidik selain menanamkan kesadaran nilai kebangsaan, pendidik juga sangat berperan untuk menciptakan generasi muda yang mampu berpikir kritis dan memiliki kreatifitas yang baik untuk generasi penerus. Generasi yang memiliki pemikiran kritis dan kreatif dianggap mampu untuk menghadapi segala tantangan yang akan dihadapinya dalam lingkungan globar yang semakin keras dan berkembang. Dalam penanaman kesadaran ini dapat memberikan pemikiran peserta didik yang berani untuk mengungkapkan sebuah pendapat dan selalu mencari solusi dengan kreatifitasnya untuk memecahkan permasalahan.

Seorang pendidik bukan hanya seorang pengajar yang memberikan materi saja, tetapi seorang pendidik harus mampu menjadi seorang contoh panutan untuk peseerta didiknya, tidak hanya menyampaikan materi saja, tetapi seorang pendidik juga harus mampu menanamkan kesadaran cinta tanah air untuk menunjukan rasa bela negara agar dapat dilihat dan di contoh oleh peserta didik, selain itu juga harus menunjukan sikap rela berkorban, bergotong royong, dan bertoleransi dalam setiap tindakannya agar dapat ditiru oleh peserta didiknya.

Tugas besar bagi seorang pendidik yaitu dapat menggali potensi diri yang dimiliki oleh peserta didik, karena setiap peserta didik pasti meemiliki potensi pengembangan diri yang bermacam macam. Dalam poin ini pendidik harus mampu memberikan bimbingan dan arahan untuk peseta didik dalam mencari dan mengembangan sebuah potensi yang dimiliki peserya didik yang sesuai dengan minat dan bakatnya.


Eksplorasi konten lain dari Literatura Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Categories:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *