Literatura Nusantara

Membumikan Sastra Melangitkan Kata

Membela Bumi Pertiwi

[Sumber gambar: https://www.walisongobangkit.com/]

Penulis: Ohen Rohendi

Tentang bumi Pertiwi yang tergores oleh jeda dan luka lama 
Bukan lagi karena penjajah, namun sang penguasa yang telah berdusta
Kau sibuk menghitung harta dan berbangga atas tahta
Sementara rakyatmu merana tak berdaya

Bara di puncak yang dulunya suci
Kini luasan alam terbentang janji yang kau khianati
Darah rakyat yang mengalir, keringat yang membasahi
Untuk negeri yang kau injak dan sakiti

Singgasana ini bangkai yang pebuh dusta Tempatmu berkuasa Ketika rakyat ternista Akankah senja tetap indah menyapa?
Ataukah gelap akan menyusup, menelan segala asa

Bela Negara bukan hanya dengan perang
Tetapi menjaga Nurani Bumi Pertiwi agar tidak tumbang
Bela Negara bukan hanya dengan senapan dan pedang
Tetapi bersatu dalam semangat yang membentang

Bela Negara bukan hanya angkat senjata diri
Tetapi menjaga persatuan, lawan segala fitnah duri
Untuk Indonesia yang utuh dan sejati
Jadilah perisai akal, jaga hati hingga mati

Kami tidak akan pernah terdiam
Suara kami akan mengguncang siang dan malam
Sebuah penghianatanmu adalah duri yang tajam
Kami akan membela Indonesia hingga kedailan tak lagi tenggelam



Eksplorasi konten lain dari Literatura Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Categories:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *