Literatura Nusantara

Membumikan Sastra Melangitkan Kata

Kurung dan Kuring

[Sumber gambar: https://tugumalang.id/]

Penulis: Geo Sebastian

Ketika kaki masih berpijak di bumi
Sebagian diriku berjalan ke alam baka
Ini bukan rekayasa
Sesuatu hal yang harus kita renungkan

Mulailah kita menanam benih
Yang akarnya menghujam ke tanah
Yang rantingnya menjulang ke langit
Serta buahnya berada di surga

Lupa itulah kata pamungkas manusia
Khilaf adalah kata yang menjadikan salah menjadi bias
Bukankah kita mempunyai nurani ?
Yang tak mungkin tercemar dengan hal demikian

Kita sengaja dibuat cacat dan lumpuh
Tuhan menginginkan kita melihat
Tapi bukan melihat dengan cara biasa
Melainkan dengan hati

Jika kau bisa melihat dengan hati
Maka hidupmu akan sempurna

Eksplorasi konten lain dari Literatura Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Categories:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *