Literatura Nusantara

Membumikan Sastra Melangitkan Kata

Kasih Sayang dan Pengorbanan Ibu

[Sumber gambar: AI]

Penulis: Cica Liana

Ibu
Kau bagaikan matahari yang tak pernah terbenam,
Yang selalu menyinari semangat hidupku.
Di setiap suntuhan tanganmu,
Ada nyawa yang kau bagikan padauku.

Pagi hingga pagi,
Kau tak pernah lelah mengurusku.
Di setiap kata dalam doamu.
Kau tak pernah melupakan namaku.

Ibu…aku tak pernah tahu bagaimana lagi,
Jika dirimu tak hadir di sisiku.
Jika aku diberi kesempatan untuk berterima kasih,
Aku tak mampu mengucapkannya, Karena ucapan terima kasihku tak akan mampu menggantikan perjuanganmu selama ini untukku.


Pengorbanan dan Ketegaran Seorang Bapak

Bapak
Kau Adalah besi di dalam keluarga kecil ini,
Yang selalu menjaga keluargamu dari batu yang terlempar ke arahnya.
Semua yang ingin menyakiti keluarga kecilmu,
Kau lawan dengan kegagahanmu.

Bapak adalah sosok yang kuat,
Setiap hari tak pernah mengenal lelah.
Kerja keras kau lakukan,
Hanya untuk menghidupi keluarga kecilmu.

Andai aku bisa menemanimu menjadi besi di keluarga kecil ini,
Aku akan selalu ada di sampingmu.
Terima kasih, Bapak,
Kau telah melakukan segalanya untuk keluarga kecilmu.

Eksplorasi konten lain dari Literatura Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Categories:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *