


[Sumber gambar: AI] Penulis: Heri Isnaini Refleksi Idulfitri yang Sunyi: Memaknai Kata Pulang ke Diri di Hari Lebaran Barangkali tidak semua orang merayakan Idulfitri dengan pulang. Ada yang justru memilih duduk di tepi danau, membiarkan waktu lewat tanpa perlu diberi nama. Di sana, jauh dari suara takbir dan riuh pertemuan, Lebaran berubah menjadi sesuatu yang […]

[Sumber gambar: AI] Penulis: Heri Isnaini Idulfitri datang bukan hanya sebagai penanda waktu, melainkan sebagai panggilan yang samar, “Pulang.” Namun, semakin saya mencoba memahami kata itu, semakin ia terasa menjauh. Pulang tidak lagi sekadar kembali ke rumah atau bertemu keluarga, tetapi menjadi semacam perjumpaan yang ganjil, antara diri yang sekarang dengan diri yang pernah kita […]

[Sumber gambar: AI] Penulis: Heri Isnaini Pagi itu, kelas belum benar-benar dimulai, tetapi kehidupan di dalamnya sudah berjalan. Beberapa mahasiswa duduk dengan tubuh condong ke depan, bukan karena antusias pada pelajaran, melainkan karena layar kecil di genggaman mereka. Jari-jari bergerak cepat, menggulir sesuatu yang tak pernah benar-benar selesai. Di sudut lain, ada yang membuka laptop, […]

[Sumber gambari: AI] Penulis: Heri Isnaini Suatu malam saya mencoba sesuatu yang agak aneh. Saya meminta sebuah mesin menuliskan puisi tentang hujan. Beberapa detik kemudian, puisi itu muncul. Kalimatnya rapi. Imajinya juga cukup indah. Ada langit yang muram. Ada jalanan yang basah. Ada seseorang yang berjalan sendirian di bawah payung. Saya membacanya pelan-pelan. Tidak ada […]

[Sumber gambar: AI] Penulis: Heri Isnaini Bulan Ramadan selalu datang dengan cara yang berbeda dari bulan-bulan lainnya. Ia tidak hanya mengubah apa yang kita makan dan kapan kita makan, tetapi juga mengubah cara kita merasakan waktu. Tiba-tiba saja pagi terasa lebih hening, siang menjadi lebih panjang, senja lebih penuh harap, dan malam seperti memiliki kedalaman […]

[Sumber gambar: AI] Penulis: Heri Isnaini Di kota yang dahulu bernama Batavia, cerita sering lahir dari lorong-lorong sunyi, dari rumah-rumah besar yang dindingnya menyimpan bisik masa lalu. Salah satu cerita itu adalah kisah Nyai Dasima, perempuan yang namanya seperti gema yang tidak pernah benar-benar hilang dari ingatan kota. Kita mengenalnya dari sebuah cerita lama berjudul […]

[Sumber gambar: AI] Penulis: Heri Isnaini Ada kalanya kita bertanya dengan sederhana, “Apa sebenarnya kebahagiaan itu?” Pertanyaan ini tampak ringan, tetapi ia seperti pintu kecil yang membuka lorong panjang dalam kehidupan manusia. Banyak orang mengejar kebahagiaan seperti mengejar sesuatu yang berada jauh di depan, di ujung keberhasilan, di puncak karier, atau di balik kemewahan yang […]

[Sumber gambar: AI] Penulis: Heri Isnaini Siswa sekolah zaman dulu senang mencatat. Di buku tulis yang sering kali bersampul gambar pemandangan atau tokoh kartun itu, mereka menyalin kata-kata guru dengan penuh kesungguhan. Catatan bukan sekadar rangkaian kalimat, ia adalah jejak perjalanan berpikir. Di sana ada garis bawah yang tergesa-gesa, tanda panah yang menghubungkan satu konsep […]

[Sumber gambar: AI] Penulis: Heri Isnaini Ada saat-saat ketika tubuh tertidur, tetapi pikiran justru berjalan lebih jauh daripada langkah kaki kita di siang hari. Di sanalah mimpi hadir sebagai sebuah peristiwa batin yang tampak sederhana, tetapi sejak lama membuat manusia bertanya: apa sebenarnya yang terjadi ketika kita bermimpi? Apakah mimpi hanya bunga tidur, atau justru […]

[Sumber gambar: AI] Penulis: Heri Isnaini Ada satu jenis cerita yang selalu kembali dalam sejarah sastra, yaitu kisah tentang manusia yang tiba-tiba terpisah dari peradaban. Ia hidup di pulau sunyi, di hutan liar, atau di ruang yang jauh dari masyarakat. Dalam kesunyian itu, manusia dipaksa belajar kembali menjadi manusia. Seolah-olah dunia ingin menguji satu pertanyaan […]