Literatura Nusantara

Membumikan Sastra Melangitkan Kata

Dari Rak ke Layar: Digitalisasi Karya Ilmiah di Perpustakaan UNISBA

[Sumber gambar: https://www.gramedia.com/]

Penulis: Fairza Aprillia Suleman 

Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam cara pengetahuan dikelola dan disebarluaskan di lingkungan pendidikan tinggi. Perpustakaan perguruan tinggi yang dahulu identik dengan ruang penyimpanan koleksi cetak kini bertransformasi menjadi pusat sumber belajar digital yang terintegrasi dan mudah diakses. Transformasi ini bukan semata menjawab tuntutan efisiensi dan kecepatan informasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian karya ilmiah serta peningkatan mutu layanan akademik.

Universitas Islam Bandung (UNISBA), melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan, termasuk institusi yang aktif mengembangkan digitalisasi karya ilmiah sebagai bentuk adaptasi terhadap kemajuan teknologi dan kebutuhan civitas akademika. Langkah ini menunjukkan peran strategis perpustakaan dalam mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengembangan keilmuan di lingkungan kampus.

Digitalisasi karya ilmiah di Perpustakaan UNISBA bertujuan memperluas akses informasi, mendukung proses pembelajaran dan penelitian, serta menjaga keberlanjutan arsip ilmiah dalam jangka panjang. Proses ini meliputi pengalihan koleksi fisik ke dalam bentuk digital, khususnya karya ilmiah seperti skripsi mahasiswa, artikel jurnal dosen, dan berbagai sumber referensi akademik. Dengan dukungan teknologi informasi, perpustakaan tidak lagi berperan sekadar sebagai penyedia koleksi, melainkan sebagai pengelola pengetahuan yang mendukung terwujudnya konsep learning-based university.

Implementasi digitalisasi di Perpustakaan UNISBA sejalan dengan kebijakan nasional, salah satunya Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, yang menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas layanan. Dalam praktiknya, Perpustakaan UNISBA mengelola sistem informasi perpustakaan berbasis web melalui platform e-library dan repositori institusi yang dapat diakses secara daring. Sistem ini memungkinkan pengguna mengakses karya ilmiah kapan saja dan dari mana saja, dengan tetap menerapkan pembatasan tertentu demi menjaga orisinalitas karya dan hak kekayaan intelektual penulis.

Proses digitalisasi dilakukan melalui sejumlah tahapan teknis, mulai dari pemindaian dokumen fisik, penyesuaian format sesuai standar preservasi digital, hingga pengunggahan ke dalam sistem repositori. Selain itu, mekanisme serah simpan tugas akhir mahasiswa telah dialihkan ke bentuk digital sebagai bagian dari persyaratan administrasi bebas pustaka. Kebijakan ini tidak hanya menyederhanakan proses administrasi, tetapi juga mempercepat integrasi karya ilmiah ke dalam pangkalan data perpustakaan.

Peran teknologi informasi dalam digitalisasi karya ilmiah menjadi sangat krusial, terutama dalam pengelolaan metadata, pengindeksan dokumen, serta kemudahan penelusuran informasi. Akses berbasis web memungkinkan pemanfaatan koleksi secara luas oleh civitas akademika sekaligus meningkatkan visibilitas karya ilmiah UNISBA. Meski demikian, proses digitalisasi juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, kapasitas sumber daya manusia, serta persoalan etika akademik terkait hak cipta dan plagiarisme. Kemudahan akses terhadap koleksi digital berpotensi menimbulkan penyalahgunaan apabila tidak disertai pengawasan dan edukasi yang memadai.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Perpustakaan UNISBA terus melakukan peningkatan infrastruktur teknologi, memperluas koleksi sumber daya elektronik, serta menyelenggarakan pelatihan literasi digital bagi pengguna. Selain itu, kegiatan user education secara daring dilaksanakan secara berkala guna meningkatkan kesadaran civitas akademika tentang etika pemanfaatan karya ilmiah, pencegahan plagiarisme, dan pentingnya menghormati hak cipta. Upaya ini menegaskan komitmen perpustakaan dalam menjaga keseimbangan antara keterbukaan akses informasi dan perlindungan terhadap integritas akademik.

Transformasi digital yang dilakukan Perpustakaan UNISBA menunjukkan bahwa perpustakaan tidak lagi dapat dipandang sebagai ruang statis penyimpanan buku, melainkan sebagai ekosistem pengetahuan yang dinamis. Digitalisasi karya ilmiah menjadi jembatan antara tradisi akademik dan tuntutan zaman, sekaligus mempertegas peran perpustakaan sebagai mitra strategis dalam pengembangan tridarma perguruan tinggi. Melalui pemanfaatan teknologi, karya ilmiah tidak hanya tersimpan rapi, tetapi juga hidup, terbaca, dan memberi dampak yang lebih luas.

Keberadaan repositori digital juga memberikan nilai tambah bagi institusi, khususnya dalam meningkatkan visibilitas dan reputasi akademik. Karya ilmiah yang terdokumentasi dan terindeks dengan baik memungkinkan hasil penelitian civitas akademika UNISBA dikenal secara nasional maupun internasional. Dengan demikian, digitalisasi bukan sekadar persoalan teknis, melainkan bagian dari strategi institusional untuk memperkuat budaya riset dan publikasi ilmiah yang berkelanjutan.

Di sisi lain, keberhasilan digitalisasi karya ilmiah sangat bergantung pada kolaborasi antara perpustakaan, dosen, mahasiswa, dan pemangku kebijakan. Kesadaran kolektif terhadap pentingnya etika akademik, literasi digital, dan penghormatan terhadap hak cipta menjadi fondasi utama agar keterbukaan akses tidak berujung pada penyalahgunaan. Perpustakaan berperan sebagai fasilitator, sekaligus penjaga nilai-nilai integritas akademik dalam ekosistem digital yang terus berkembang.

Pada akhirnya, digitalisasi karya ilmiah di Perpustakaan UNISBA merupakan langkah progresif dalam menghadapi tantangan era informasi. Dengan komitmen pada inovasi teknologi, peningkatan kualitas layanan, dan penguatan literasi akademik, perpustakaan diharapkan mampu menjadi pusat rujukan pengetahuan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing. Upaya ini menegaskan bahwa perpustakaan bukan sekadar penopang aktivitas akademik, melainkan motor penggerak kemajuan intelektual universitas.


Eksplorasi konten lain dari Literatura Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Categories:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *