
[Sumber gambar: AI]
Penulis: Heri Isnaini
/1/
Aku mengada antara Burangrang-Tangkuban Parahu
kabut putih yang memupur
melindap kenangan:
Aku dan Engkau
Aku mengada antara Burangrang-Tangkuban Parahu
jalanan terjal dan berkelok menjadi cerita kita
sungai berbatu dan air merincik menjelma hidup kita
/2/
Aku mengada antara Burangrang-Tangkuban Parahu
di antara pepohonan pinus ini: ada matamu melindap
dalam pupurnya kabut: ada kenangan lama terkubur
“Aku menunggumu,” ucapmu.
mungkinkah ada tanya yang dalam,
yang pupur,
yang duka,
yang rindu,
yang cinta?
/3/
Aku mengada antara Burangrang-Tangkuban Perahu
berosmosis menjadi:
Aku dan Engkau
2024












Tinggalkan Balasan