
Ariyana Saputri percaya bahwa tidak semua cerita harus berakhir bahagia untuk menjadi berarti. Lewat cerpen-cerpennya, ia menuliskan kenangan, perpisahan, dan perasaan yang tertinggal di masa lalu. Menulis menjadi ruang baginya untuk mengabadikan “kita” yang hanya hidup di kala itu.













Tinggalkan Balasan