


Sumber gambar: AI Penulis: Heri Isnaini karungu sora angin janari: neumbang haleuang tatangkalan; “sudah bebas negeri kita, Indonesia merdeka” naha enya? Nu puguh, tik-tek wekér geus lukutan bulan tinggal bangkarakna langit peteng satungtung deuleu [terdengar suara angin dini hari: bernyanyi pepohonan “sudah bebas negeri kita, Indonesia merdeka” benarkah? Yang jelas, tik-tok weker sudah berlumut bulan […]

(Sumber Gambar: AI) oleh Heri Isnaini Representasi perempuan dalam sastra dirasakan sebagai salah satu bentuk sosialisasi terpenting karena memberikan gambaran tentang perempuan yang tepat dan sah. Dalam perjalanannya, pergerakan ini melahirkan “kritik sastra feminis”. Perhatian kritis dari kritik sastra feminis ditujukan pada buku-buku karya penulis laki-laki yang mengonstruksi citra perempuan dengan tujuan melanggengkan ketidaksetaraan […]